Menurut Reuters, pada 24 Juni, Jepang sedang mempelajari cara mengoptimalkan pengelolaan cadangan devisa senilai sekitar 1,3 triliun dolar AS untuk meningkatkan imbal hasil investasi. Rancangan strategi pertumbuhan yang ditinjau minggu ini menunjukkan pemerintah berencana mengevaluasi metode pengelolaan aset publik, termasuk rekening devisa khusus, sembari mempertahankan fungsi inti cadangan untuk intervensi mata uang.
Langkah ini menyusul intervensi Jepang sebesar 73 miliar dolar AS pada akhir April yang mengakibatkan penurunan bulanan rekor sebesar 5,6% pada cadangan devisa di bulan Mei. Meskipun ada intervensi, dolar AS kembali menguat ke 161,70 terhadap yen pada Rabu, mendekati level tertinggi tahun 1986 yaitu 161,96.