Perusahaan-perusahaan Jepang menerbitkan 6,8 miliar dolar AS dalam obligasi konversi euroyen selama periode Januari hingga Juni, mendekati level tertinggi dalam 22 tahun, menurut data LSEG yang dikutip oleh Nikkei Asia pada 22 Juli. Volume penerbitan tersebut menjadi yang tertinggi sejak paruh pertama 2004, ketika mencapai 11 miliar dolar AS. Kenaikan harga saham mendorong ekspansi, karena obligasi konversi memungkinkan investor asing memperoleh eksposur ekuitas sekaligus mengurangi risiko penurunan (downside), serta perusahaan dapat menghimpun dana dengan suku bunga yang lebih rendah dibanding obligasi korporasi konvensional di tengah lingkungan suku bunga yang meningkat. Lonjakan ini mencerminkan permintaan yang makin besar terhadap instrumen yang memberi akses ke sektor artificial intelligence dan semikonduktor Jepang sekaligus menawarkan perlindungan dari sisi downside risk, menurut Odell Lambroza, chief investment strategist di Advent Capital Management yang berbasis di AS.
Nippon Steel, JX Advanced Metals, dan Advantest Menerbitkan Obligasi Konversi
Nippon Steel menerbitkan obligasi konversi senilai 600 miliar yen pada Maret sebagai bagian dari pembiayaan akuisisi US Steel. JX Advanced Metals menerbitkan obligasi konversi senilai 250 miliar yen pada Juni untuk tujuan pembelian kembali saham. Advantest menerbitkan obligasi konversi senilai 100 miliar yen pada April untuk memperluas kapasitas pasokan peralatan uji semikonduktor. Penerbitan obligasi konversi menjadi kurang menarik saat harga saham turun karena potensi dilusi laba per saham, tetapi kenaikan harga saham belakangan ini mendukung volume penerbitan yang lebih tinggi.
Investor Asing dan Dana Lindung Nilai Mendorong Permintaan Obligasi Konversi Jepang
Investor asing mengalokasikan modal ke obligasi konversi untuk menghindari risiko perdagangan ekuitas secara langsung, karena instrumen ini memungkinkan memperoleh keuntungan melalui konversi saham sambil memberikan mitigasi risiko sebagian. Perusahaan diuntungkan oleh suku bunga yang lebih rendah dibanding obligasi korporasi konvensional, sehingga mereka dapat menghimpun dana dengan biaya lebih rendah di tengah lingkungan suku bunga yang naik. Investasi pada obligasi konversi Jepang terutama digerakkan oleh hedge funds, namun permintaan untuk posisi long juga meningkat belakangan ini, menurut seorang managing director di Nomura Securities.
Schroders Meningkatkan Alokasi Jepang di Global Convertible Bond Fund
Manajer aset asal Inggris Schroders menaikkan alokasi Jepang di global convertible bond fund andalannya dari 6% menjadi 8%. Seorang investment officer di Schroders menyatakan alokasi tersebut berpotensi meningkat melampaui 10% di masa depan. Alain Eeckman, global head of convertible bond management di UBS Asset Management, menyatakan volume penerbitan yang lebih tinggi akan meningkatkan diversifikasi di pasar yang saat ini terkonsentrasi di Amerika Serikat. Penerbitan global obligasi konversi mencapai 129,6 miliar dolar AS pada paruh pertama tahun ini, dengan perusahaan AS menyumbang 63% dari total, menurut data LSEG.
FAQ
Berapa total nilai penerbitan obligasi konversi Jepang pada paruh pertama tahun ini?
Perusahaan-perusahaan Jepang menerbitkan 6,8 miliar dolar AS obligasi konversi euroyen selama periode Januari hingga Juni, level tertinggi sejak paruh pertama 2004 ketika penerbitan mencapai 11 miliar dolar AS.
Perusahaan Jepang mana yang menerbitkan obligasi konversi dan untuk tujuan apa?
Nippon Steel menerbitkan 600 miliar yen pada Maret untuk pembiayaan akuisisi US Steel, JX Advanced Metals menerbitkan 250 miliar yen pada Juni untuk pembelian kembali saham, dan Advantest menerbitkan 100 miliar yen pada April untuk memperluas kapasitas pasokan peralatan uji semikonduktor.
Bagaimana Schroders menyesuaikan alokasi Jepang di dana obligasi konversinya?
Schroders menaikkan alokasi Jepang di global convertible bond fund andalannya dari 6% menjadi 8%, dengan potensi peningkatan lebih lanjut melampaui 10% menurut seorang investment officer di perusahaan tersebut.