Kakao Rilis Model AI Open-Source dengan Peningkatan Pemrosesan Korea 30%

Kakao-4,45%
Key Takeaways
  • Kakao merilis empat model bahasa kecil open-source Kana di Hugging Face pada tanggal 28.
  • Kakao meningkatkan efisiensi pemrosesan bahasa Korea lebih dari 30% melalui optimasi tokenizer pada model-model baru.
  • Kakao mengejar strategi AI ganda untuk model berbasis cloud dan perangkat selama persiapan era agentic AI.

Kakao merilis empat model bahasa kecil (SLM) dari model kecerdasan buatan (AI) buatannya sendiri bernama “Kana” sebagai open source pada tanggal 28. Perusahaan mengumumkan bahwa pihaknya memublikasikan model-model tersebut di Hugging Face, sebuah platform open-source, termasuk “Kana-2-1.3B-base” yang dirancang untuk berjalan di perangkat seperti smartphone. Rilis ini bertujuan mendukung kemampuan AI di perangkat (on-device) saat perusahaan bersiap memasuki era agentic AI. Meski ukurannya ringkas, model-model ini mencapai performa level global untuk pemrosesan bahasa Korea dan Inggris.

Kakao Rilis Empat Model SLM Kana di Hugging Face

Kakao memublikasikan empat varian SLM di platform open-source Hugging Face pada tanggal 28. Model-model tersebut mencakup “Kana-2-1.3B-base” dan tiga versi lainnya yang dirancang untuk beroperasi di perangkat seperti smartphone. Perusahaan mengembangkan model-model ini sebagai bagian dari model AI buatannya sendiri, “Kana”.

Model Menunjukkan Performa Level Global dalam Pemrosesan Korea dan Inggris

Model open-source “Kana-2-1.3B-instruct” dan “Kana-2-0.9B-instruct” yang lebih kecil menunjukkan performa yang sebanding dengan model global dari kelas serupa dalam kemampuan dialog, pengetahuan, kode, matematika, mengikuti instruksi, dan pemanggilan alat. Model-model ini mencapai performa level global dalam bahasa Korea dan Inggris meski ukurannya ringkas.

Efisiensi Pemrosesan Bahasa Korea Meningkat Lebih dari 30% lewat Optimasi Tokenizer

Efisiensi pemrosesan bahasa Korea meningkat lebih dari 30% dibanding versi-versi sebelumnya. Kakao mengoptimalkan tokenizer—teknologi inti yang menentukan bagaimana model AI membagi teks—khusus untuk pemrosesan bahasa Korea. Optimasi ini menghasilkan kecepatan komputasi yang lebih cepat serta menurunkan biaya operasional.

Eksekutif Kakao Tekankan Strategi AI Ganda untuk Model Cloud dan On-Device

Noh Byung-seok, Pemimpin Kinerja Unified Foundation Model Kakao, menyatakan perusahaan sedang “merasakan pentingnya baik AI cloud berskala besar maupun AI on-device yang ringan saat bersiap untuk era agentic AI”. Ia menambahkan bahwa “Kakao meningkatkan daya saing teknologi di kedua area” dan mengungkapkan harapan bahwa “model-model open-source ini akan memimpin pengembangan layanan AI baru oleh lebih banyak pengembang dan perusahaan, sehingga berkontribusi pada aktivasi ekosistem AI domestik.”

FAQ

Apa yang dirilis Kakao pada tanggal 28?

Kakao merilis empat model bahasa kecil (SLM) dari model AI “Kana” sebagai open source di Hugging Face pada tanggal 28, termasuk “Kana-2-1.3B-base” dan tiga varian lainnya yang dirancang untuk dijalankan di perangkat seperti smartphone.

Seberapa banyak Kakao meningkatkan efisiensi pemrosesan bahasa Korea pada model baru?

Kakao meningkatkan efisiensi pemrosesan bahasa Korea lebih dari 30% dibanding versi sebelumnya dengan mengoptimalkan tokenizer khusus untuk pemrosesan bahasa Korea, sehingga menghasilkan kecepatan komputasi yang lebih cepat dan biaya yang lebih rendah.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar