Kim Beom-su Hadir di Pengadilan Tinggi Seoul untuk Banding Kasus Manipulasi Saham SM

Kim Beom-su, kepala Future Initiative Center Kakao, hadir di Pengadilan Tinggi Seoul pada 22 pada pukul 3.37 PM untuk sidang banding atas dakwaan manipulasi harga saham terkait SM Entertainment. Kim dan mantan eksekutif investasi Kakao dituduh membeli dalam jumlah besar saham SM Entertainment pada Februari 2023 untuk mendorong harga saham melewati harga penawaran tender HYBE sebesar 120.000 won. Pihak pembelaan Kim menyatakan ia menentang akuisisi SM Entertainment dan pembelian saham hanya bertujuan menyesuaikan porsi kepemilikan dengan milik HYBE. Kim memperoleh putusan bebas pada tingkat pertama atas pelanggaran hukum pasar modal.

Pihak Pembelaan Mengklaim Kim Menentang Akuisisi SM Entertainment

Tim hukum Kim menyampaikan argumen bahwa pembelian saham Kakao atas SM Entertainment pada Februari 2023 tidak didasari niat manipulasi harga. Menurut pihak pembelaan, Kim menyatakan penolakan terhadap upaya akuisisi SM Entertainment dalam beberapa diskusi investasi yang digelar manajemen Kakao pada Januari dan Februari 2023, dengan alasan kekhawatiran atas kritik publik terhadap rencana perluasan konglomerat.

Pihak pembelaan menyatakan SM Entertainment semula menolak pendekatan akuisisi, sehingga Kakao mengubah strateginya dengan mengejar kepemilikan sebagian dan menjalin perjanjian kerja sama bisnis dengan SM Entertainment. Ketika HYBE meluncurkan penawaran tender untuk memperoleh saham SM Entertainment, Kakao membeli saham pada 28 Februari semata-mata untuk mengamankan porsi yang setara dengan posisi HYBE, demikian argumen pembelaan.

Jaksa Tetap Mempertahankan Tuduhan Niat Manipulasi Harga

Jaksa berargumen pada sidang pertama bulan lalu bahwa Kakao menunjukkan adanya niat manipulasi harga. Jaksa mengklaim Kakao memublikasikan pesan-pesan yang mengisyaratkan rencana akuisisi SM Entertainment untuk meningkatkan harga saham, lalu menyalurkan dana investasi pada tanggal 28 untuk mengunci harga agar berada di atas level penawaran tender melalui pembelian riil.

Pengadilan Menjadwalkan Pemeriksaan Saksi untuk 26 Agustus

Setelah argumen pihak pembelaan, pengadilan menanyakan kepada jaksa apakah terdapat bukti kolusi antara Kakao dan One Asia selama proses pembelian saham SM Entertainment. Jaksa menjawab bahwa meski tidak ada rekaman, kesaksian Lee Jun-ho, mantan kepala divisi strategi investasi Kakao Entertainment, tersedia.

Pengadilan menetapkan Lee sebagai saksi dan menjadwalkan pemeriksaan saksi pada 26 Agustus.

FAQ

Tuduhan apa yang dihadapi Kim Beom-su terkait saham SM Entertainment?

Kim Beom-su dituduh memanipulasi harga saham SM Entertainment pada Februari 2023 dengan membeli dalam jumlah besar saham menggunakan dana Kakao dan Kakao Entertainment untuk mendorong harga melewati harga penawaran tender HYBE sebesar 120.000 won, sehingga menghalangi upaya akuisisi publik HYBE.

Apa yang dikemukakan pembelaan Kim Beom-su dalam sidang banding pada tanggal 22?

Pembelaan Kim berargumen bahwa ia menentang akuisisi SM Entertainment dalam diskusi manajemen pada Januari dan Februari 2023 karena kekhawatiran kritik terhadap rencana perluasan konglomerat. Pembelaan menyatakan pembelian saham Kakao pada 28 Februari hanya bertujuan mengamankan porsi yang setara dengan HYBE, bukan untuk memanipulasi harga saham.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar