Menurut News1, pada 16 Juli, KOSDAQ turun 23,27% dalam sebulan terakhir, mencatat penurunan terdalam di antara indeks saham global utama. Indeks tersebut turun dari 1.000,93 pada pertengahan Juni menjadi di bawah 800, dan mencapai level terendah dalam 1 tahun sebesar 749,76 pada 14 Juli. Penurunan ini mencerminkan arus dana yang terkonsentrasi pada saham semikonduktor berkapitalisasi besar serta memburuknya sentimen investor.
Para analis menyarankan aksi jual ini bersifat teknis dan didorong likuiditas, bukan fundamental. Jika langkah kebijakan pemerintah melonggarkan konsentrasi pada saham mega-cap, KOSDAQ berpotensi stabil. Pemerintah telah mengumumkan langkah dukungan, termasuk peningkatan bobot KOSDAQ dalam tolok ukur dana pensiun dan dana KOSDAQ baru, yang ditujukan untuk memperkuat partisipasi investor ritel.