Pasar KOSDAQ ditutup pada 837,43 pada 10 Juli, menandai penurunan 13,47% selama sebulan terakhir (10 Juni–10 Juli) saat merayakan ulang tahun ke-30. Kinerja yang tertinggal terjadi ketika fokus investor bergeser jauh ke saham KOSPI, terutama setelah ETF leverage per saham untuk Samsung Electronics dan SK Hynix diluncurkan pada 27 Mei. Menanggapi hal itu, Bursa Korea mengumumkan rencana memperkenalkan sistem segmen untuk memperkuat pencoretan (delisting) bagi perusahaan yang lemah serta menarik modal institusional.
KOSDAQ Turun 13,47% Bulanan saat KOSPI Mengungguli
Menurut Bursa Korea pada 12 Juli, indeks KOSDAQ ditutup pada 837,43 pada 10 Juli. Selama sebulan terakhir (10 Juni–10 Juli), KOSDAQ turun 13,47%, sedangkan KOSPI turun 7,67% pada periode yang sama. Sejak awal tahun, KOSDAQ turun 9,51% dibandingkan kenaikan 77,40% KOSPI. KOSDAQ sempat menembus level 1.000 pada 26 Januari untuk pertama kalinya dalam sekitar empat tahun dan menembus 1.200 pada 24 April untuk pertama kalinya sejak Agustus 2000, tetapi sejak itu sebagian besar kenaikan tersebut dilepas kembali dan bulan ini mundur ke level 700.
ETF Inverse Cetak Kenaikan Dua Digit di Tengah Kelemahan KOSDAQ
Seiring kelemahan KOSDAQ berlanjut, ETF inverse yang bertaruh pada penurunan pasar mencatat imbal hasil dua digit. Selama sebulan terakhir, KIWOOM KOSDAQ150 Futures Inverse ETF naik 11,63%. KODEX KOSDAQ150 Futures Inverse ETF dan RISE KOSDAQ150 Futures Inverse ETF masing-masing naik 11,38%, sementara TIGER KOSDAQ150 Futures Inverse ETF mencatat imbal hasil 10,43%.
Volume Perdagangan Harian Turun 51,3% dari Level Januari
Volume perdagangan harian rata-rata KOSDAQ bulan ini mencapai 7,2646 triliun won, turun 51,3% dari 14,9122 triliun won pada Januari. Sebaliknya, volume perdagangan harian rata-rata KOSPI meningkat 48,6% dari 27,0561 triliun won menjadi 40,2139 triliun won selama periode yang sama. Pangsa KOSDAQ dari total volume perdagangan terhadap KOSPI turun dari 55,1% pada Januari menjadi 18,1% bulan ini.
Selisih Kapitalisasi Pasar KOSPI dan KOSDAQ Melebar ke 13,3x
Kapitalisasi pasar KOSPI baru-baru ini berada pada 13,3 kali kapitalisasi KOSDAQ, jauh lebih lebar dibandingkan selisih 4,4x yang tercatat pada 2023. Analis industri sekuritas mencatat bahwa diferensiasi pada level rekor sedang terjadi ketika konsentrasi modal ke pasar KOSPI semakin dipercepat.
Bursa Korea Umumkan Sistem Segmen dalam Acara Ulang Tahun ke-30
Pada upacara ulang tahun ke-30 KOSDAQ, Bursa Korea mengumumkan rencana untuk memperkuat pencoretan (delisting) bagi perusahaan lemah dan marjinal serta memperkenalkan sistem segmen KOSDAQ untuk memilih perusahaan berkualitas sebagai inisiatif inti. Langkah-langkah ini bertujuan merestrukturisasi pasar tempat perusahaan berkualitas dan perusahaan lemah tercampur, meningkatkan kepercayaan investor, serta memperluas arus masuk modal asing dan institusional. Seorang pejabat industri sekuritas menyatakan, “Meskipun fenomena konsentrasi di KOSPI akan sulit untuk diselesaikan dalam jangka pendek, pemulihan selektif yang berpusat pada perusahaan dengan potensi laba dan pertumbuhan dapat muncul di KOSDAQ. Apakah sistem segmen akan mengarah pada pemulihan kepercayaan pasar dan arus masuk modal akan menjadi kuncinya.”
FAQ
Seberapa besar penurunan saham KOSDAQ dalam bulan terakhir?
KOSDAQ turun 13,47% selama bulan terakhir (10 Juni–10 Juli), ditutup pada 837,43 pada 10 Juli.
Langkah apa yang diumumkan Bursa Korea pada acara ulang tahun ke-30 KOSDAQ?
Bursa Korea mengumumkan rencana untuk memperkuat delisting perusahaan lemah dan memperkenalkan sistem segmen untuk memilih perusahaan berkualitas, dengan tujuan meningkatkan kepercayaan investor dan memperluas arus masuk modal institusional.