Kraken Restrukturisasi Aplikasi dengan Agentic AI untuk Perdagangan Ritel

COIN-1,04%

Kraken mengumumkan pada Jumat bahwa pihaknya berencana merestrukturisasi seluruh aplikasi andalannya dengan agentic artificial intelligence, dengan membagikan detail secara eksklusif kepada CNBC. Perusahaan bursa mata uang kripto ini sedang membangun platform baru yang dirancang agar pengguna dapat mengakses AI agents yang terus memantau pasar, mengidentifikasi peluang investasi, dan merekomendasikan transaksi secara real time. Langkah ini menempatkan Kraken untuk memberi investor ritel kemampuan yang biasanya hanya tersedia bagi trader profesional, menurut Kamo Asatryan, chief data officer perusahaan. Pengumuman ini mencerminkan tren yang lebih luas di antara perusahaan teknologi yang bertaruh pada agentic AI, sebuah teknologi yang berbeda dari alat automated trading tradisional dengan memakai AI agents yang dapat mengevaluasi kondisi pasar yang berubah dan belajar dari informasi baru.

Kraken Memperkenalkan AI Agents untuk Pemantauan Pasar dan Rekomendasi Transaksi

Platform baru ini menyediakan AI agents bagi pengguna yang terus memantau pasar, mengidentifikasi peluang investasi, dan merekomendasikan transaksi secara real time. Berbeda dengan alat automated trading tradisional yang mengikuti aturan yang sudah diprogram sebelumnya, trading agentic menggunakan AI agents yang dapat menilai kondisi pasar yang berubah, belajar dari informasi baru, serta mengejar tujuan finansial yang ditetapkan oleh pengguna. "AI akan membantu orang-orang sehari-hari merespons kondisi pasar dengan cara yang sama seperti respons trader-treder paling aktif kami," kata Asatryan kepada CNBC. Ia menambahkan bahwa perusahaan berupaya memastikan pelanggan yang merupakan orang biasa memiliki kemampuan yang sama dan sebaik mungkin terinformasi seperti trader profesional.

Platform Mengharuskan Persetujuan Pengguna untuk Semua Transaksi

Kraken menekankan bahwa pengguna akan tetap memegang kendali penuh atas investasi mereka, dengan setiap transaksi memerlukan persetujuan eksplisit sebelum dieksekusi. Walaupun teknologi ini dapat menyarankan transaksi dan penyesuaian portofolio, perusahaan menyatakan bahwa tidak ada eksekusi otomatis yang terjadi tanpa persetujuan pengguna. Setelah akun aktif, AI terus bekerja dengan memberikan wawasan pasar yang disesuaikan, berita spesifik untuk portofolio, serta saran untuk mengoptimalkan kas yang menganggur atau melakukan rebalancing investasi. Kraken juga berencana untuk mempersonalisasi percakapan dan antarmuka aplikasi dari waktu ke waktu seiring makin banyak pembelajaran tentang setiap pelanggan.

Asisten AI Mengumpulkan Informasi Pengguna Melalui Penyiapan Percakapan

Proses onboarding yang didesain ulang memakai asisten AI yang mengumpulkan informasi tentang tujuan finansial, toleransi risiko, preferensi pendanaan, serta kondisi finansial secara keseluruhan selama penyiapan berbasis percakapan. Alih-alih meminta pengguna mengonfigurasi preferensi investasi secara manual, sistem ini menghasilkan portofolio yang diusulkan, menjelaskan alasan di balik rekomendasinya, serta memberi pengguna kesempatan untuk memodifikasi atau menyetujui strategi sebelum berinvestasi. Asatryan menjelaskan pengalaman yang diinginkan sebagai sesuatu yang terasa lebih seperti berbicara dengan teman tepercaya finansial yang berpengetahuan. "Berbicara dengan Kraken harus seperti berbicara dengan sahabat terbaik Anda yang sangat paham keuangan, tetapi juga sangat paham tentang Anda," katanya.

Coinbase dan Gemini Memperkenalkan Alat Trading AI yang Serupa

Kraken bukan satu-satunya pihak yang mengejar investasi berbasis AI. Para pesaing, termasuk Coinbase dan Gemini, baru-baru ini memperkenalkan alat trading berbantuan AI dan produk untuk pengembang seiring persaingan yang menguat selama penurunan berkepanjangan harga kripto. Asatryan berpendapat bahwa AI adalah cara untuk meningkatkan keterlibatan pelanggan di seluruh siklus pasar. Ia mencatat bahwa trader profesional tetap aktif apa pun arah pasar, memanfaatkan volatilitas alih-alih menghindarinya. "Peluang untuk mendiskusikan peluang investasi dengan AI akan membuka banyak akses dan keterlibatan dari orang-orang sehari-hari," kata Asatryan.

FAQ

Apa yang diumumkan Kraken pada Jumat?

Kraken mengumumkan pada Jumat bahwa pihaknya berencana merestrukturisasi seluruh aplikasi andalannya dengan agentic artificial intelligence, dengan membagikan detail secara eksklusif kepada CNBC. Platform baru ini dirancang untuk memberi pengguna akses ke AI agents yang mampu memantau pasar secara terus-menerus, mengidentifikasi peluang investasi, dan merekomendasikan transaksi secara real time.

Bagaimana agentic AI Kraken berbeda dari alat automated trading tradisional?

Berbeda dengan alat automated trading tradisional yang mengikuti aturan yang sudah diprogram sebelumnya, trading agentic Kraken memakai AI agents yang dapat menilai kondisi pasar yang berubah, belajar dari informasi baru, serta mengejar tujuan finansial yang ditetapkan oleh pengguna. Namun, pengguna tetap memegang kendali penuh, dengan setiap transaksi memerlukan persetujuan eksplisit sebelum dieksekusi.

Perusahaan lain apa yang telah memperkenalkan alat trading berbantuan AI?

Para pesaing, termasuk Coinbase dan Gemini, baru-baru ini memperkenalkan alat trading berbantuan AI dan produk untuk pengembang seiring persaingan yang menguat di pasar mata uang kripto.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar