Thinking Machines Lab merilis Inkling pada 15 Juli—model AI multimodal dengan 975 miliar parameter, bobot lengkap tersedia di bawah lisensi Apache 2.0 di Hugging Face. Perusahaan ini didirikan oleh Mira Murati, mantan CTO OpenAI yang keluar pada September 2024. Inkling meraih 74,1% di MCP Atlas—hampir 30 poin di atas Nemotron 3 Ultra milik Nvidia—menjadikannya model open-weights Barat dengan performa terbaik untuk penggunaan alat secara agentik, meski model Tiongkok GLM 5.2 dan Kimi K2.6 memimpin di beberapa benchmark kunci.
Spesifikasi Model Inkling dan Data Pelatihan
Inkling menggunakan arsitektur mixture-of-experts dengan 975 miliar total parameter dan 41 miliar aktif per tugas. Model ini dilatih dari nol pada 45 triliun token yang mencakup teks, gambar, audio, dan video. Model menerima input teks, gambar, dan audio serta mendukung context window 1 juta token, kira-kira 750.000 kata. Bobot lengkap tersedia di Hugging Face di bawah lisensi Apache 2.0 tanpa pembatasan. Fine-tuning tersedia melalui platform cloud Tinker milik Thinking Machines.
Performa Benchmark Dibanding Nvidia dan Model Tiongkok
Di MCP Atlas—yang mengukur seberapa andal agen AI menyelesaikan tugas dunia nyata menggunakan Model Context Protocol—Inkling mencatat 74,1%, hampir 30 poin di atas Nvidia Nemotron 3 Ultra. Pada SWE-Bench Verified—uji apakah agen AI dapat memperbaiki bug perangkat lunak GitHub secara mandiri—Inkling meraih 77,6%, di atas Nemotron 70,7%. Pada FORTRESS Adversarial—yang menguji seberapa konsisten model menolak prompt yang benar-benar berbahaya tanpa over-blocking yang sah—Inkling meraih 78,0%, penilaian tertinggi di antara semua model open-weights dalam perbandingan.
Model Tiongkok mempertahankan keunggulan di beberapa lini. GLM 5.2 milik Z.ai meraih 82,7% pada Terminal Bench 2.1—benchmark yang mengukur agen coding AI otonom dalam lingkungan terminal nyata—dibanding Inkling 63,8%. Kimi K2.6 memimpin pada Humanity's Last Exam, sebuah tes penalaran ilmiah tingkat PhD. Thinking Machines mengakui Inkling bukan model terkuat yang tersedia saat ini, baik open maupun closed, tetapi memposisikannya sebagai model open-weights paling mumpuni yang dibangun oleh lab Barat.
Pendanaan dan Riwayat Valuasi Thinking Machines Lab
Murati meninggalkan OpenAI pada September 2024 setelah menjabat sebagai CEO interim selama lima hari pada November 2023 saat Sam Altman sempat dikeluarkan sementara. Ia mendirikan Thinking Machines Lab pada Februari 2025. Perusahaan mengumpulkan $2 miliar pada valuasi $12 miliar pada Juli 2025, dipimpin oleh Andreessen Horowitz bersama Nvidia, Accel, ServiceNow, Cisco, AMD, dan Jane Street yang ikut berpartisipasi—salah satu seed round terbesar dalam sejarah Silicon Valley pada saat itu. Laporan pada November 2025 menyebut perusahaan sedang mencari putaran baru dengan valuasi $50 miliar. Pembicaraan tersebut runtuh pada Januari 2026.
Pratinjau Model Inkling-Small
Thinking Machines menampilkan Inkling-Small: 276 miliar total parameter, 12 miliar aktif, menyamai model yang lebih besar pada sebagian besar benchmark penalaran. Perusahaan menyatakan bobotnya akan tersedia setelah pengujian selesai, tanpa tenggat waktu yang diberikan.
FAQ
Apa yang dirilis Thinking Machines Lab pada 15 Juli?
Thinking Machines Lab merilis Inkling, model AI multimodal dengan 975 miliar parameter, dilatih dari nol, dengan bobot lengkap tersedia di Hugging Face di bawah lisensi Apache 2.0.
Bagaimana kinerja Inkling dibanding Nemotron 3 Ultra milik Nvidia?
Inkling meraih 74,1% di MCP Atlas, hampir 30 poin di atas Nvidia Nemotron 3 Ultra, dan meraih 77,6% di SWE-Bench Verified, di atas Nemotron 70,7%.
Kapan Mira Murati mendirikan Thinking Machines Lab?
Mira Murati mendirikan Thinking Machines Lab pada Februari 2025 setelah meninggalkan OpenAI pada September 2024.