Menurut ICE Data Services, credit default swap 5 tahun Nvidia melonjak ke rekor tertinggi sepanjang masa di level 82 basis poin pada 27 Juli, menandai kenaikan intraday terbesar sejak kontrak tersebut mulai aktif diperdagangkan pada November 2025. Saham perusahaan pembuat semikonduktor itu turun 4,99% menjadi $196,51, menghapus sekitar $250 miliar dari nilai pasar, serta tertinggal dari Apple.
Kekhawatiran di pasar kredit bermula dari potensi keterlibatan Nvidia dalam kesepakatan pendanaan infrastruktur AI berskala besar senilai hingga $750 miliar, menurut Bloomberg. Perjanjian ini mencakup sekitar $250 miliar dalam jaminan pembiayaan untuk mendukung operasi pusat data OpenAI, serta potensi dukungan untuk pembelian chip hingga $350 miliar. Para analis memperingatkan bahwa struktur pembiayaan yang bersifat melingkar—di mana Nvidia membiayai pelanggan yang kemudian membeli chipnya—dapat menutupi kelemahan permintaan yang mendasarinya dan menimbulkan risiko sistemik jika kemampuan pembiayaan tidak mencukupi.