PLDT Inc. mengungkapkan pada Senin lalu, 22 Juni, bahwa mereka telah mengajukan permohonan ke Securities and Exchange Commission dan Philippine Stock Exchange untuk mendirikan Real Estate Investment Trust infrastruktur digital pertama di Filipina bernama VITRO REIT Inc. Penawaran umum perdana ini bertujuan mengumpulkan hingga P24,2 miliar (399 juta dolar AS) melalui penawaran hingga 1,913 miliar saham biasa sekunder dengan harga P11 per saham. IPO ini dimungkinkan setelah SEC menerbitkan Surat Edaran Memorandum No. 1, Seri 2026, yang memperluas definisi aset REIT yang memenuhi syarat hingga mencakup pusat data dan infrastruktur digital lainnya.
SEC Perluas Kerangka REIT untuk Mencakup Pusat Data
Surat Edaran Memorandum SEC No. 1, Seri 2026 merevisi aturan pelaksanaan dan regulasi Republic Act No. 9856, secara eksplisit memperluas definisi statutori "aset real estat yang menghasilkan pendapatan" untuk mencakup infrastruktur kritis. Di bawah kerangka yang dimodernisasi, aset yang memenuhi syarat kini mencakup jalan umum, jalan tol, jalan raya, sistem angkutan massal, rel kereta api, bandar udara, pelabuhan maritim, fasilitas navigasi udara, jaringan teknologi informasi dan komunikasi, infrastruktur pembangkit dan transmisi energi, serta pusat data komersial.
VITRO Tawarkan 1,913 Miliar Saham dengan Harga P11 per Saham
Penawaran ini terstruktur sebagai penawaran pasti hingga 1,913 miliar saham biasa sekunder, dengan opsi kelebihan alokasi tambahan 287 juta saham biasa sekunder yang dikelola melalui mekanisme agen stabilisasi. Harga penawaran ditetapkan hingga P11 per saham. UBS AG telah ditunjuk sebagai penjamin emisi internasional utama, dengan BPI Capital Corporation sebagai penjamin emisi domestik utama. Target peluncuran IPO diperkirakan akan terjadi pada kuartal keempat tahun ini.
Delapan Pusat Data dengan Kapasitas 24 MW Termasuk dalam Portofolio
VITRO didirikan pada tahun 2000 sebagai cabang pusat data dari ePLDT Inc., yang merupakan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh PLDT Inc. Delapan pusat data yang beroperasi dan menghasilkan pendapatan yang berlokasi di seluruh negeri pada awalnya dimasukkan dalam portofolio trust dengan total kapasitas siap-IT sekitar 24 megawatt. Fasilitas yang termasuk berlokasi di Makati, Pasig, dan Parañaque, bersama dengan pusat regional di Pampanga, Cebu, dan Davao. Portofolio awal 24 MW ini seluruhnya terdiri dari aset "stabil" dengan tingkat hunian tinggi yang dapat diprediksi.
Hasil Penjualan untuk Melunasi Pinjaman Bank dan Mendanai Ekspansi Infrastruktur
Hasil penjualan akan digunakan terutama untuk melunasi pinjaman bank yang digunakan untuk membiayai pembangunan dan penempatan fasilitas pusat data ePLDT. Sisanya akan diinvestasikan kembali untuk kelanjutan ekspansi proyek infrastruktur pusat datanya. Sebagai REIT, VITRO diwajibkan untuk mendistribusikan setidaknya 90% dari pendapatan yang dapat didistribusikan sebagai dividen kepada pemegang saham.
Tanya Jawab
Apa yang diungkapkan PLDT pada 22 Juni mengenai VITRO REIT?
PLDT Inc. mengungkapkan pada Senin lalu, 22 Juni, bahwa mereka telah mengajukan permohonan ke Securities and Exchange Commission dan Philippine Stock Exchange untuk mendirikan Real Estate Investment Trust infrastruktur digital pertama di Filipina bernama VITRO REIT Inc., yang bertujuan mengumpulkan hingga P24,2 miliar melalui penawaran umum perdana.
Berapa banyak pusat data yang termasuk dalam portofolio awal VITRO?
Delapan pusat data yang beroperasi dan menghasilkan pendapatan yang berlokasi di seluruh negeri pada awalnya dimasukkan dalam portofolio trust dengan total kapasitas siap-IT sekitar 24 megawatt, yang melayani pelanggan hyperscale dan perusahaan.
Kapan IPO VITRO REIT diharapkan diluncurkan?
Target peluncuran IPO diperkirakan akan terjadi pada kuartal keempat tahun ini, dengan UBS AG bertindak sebagai penjamin emisi internasional utama dan BPI Capital Corporation sebagai penjamin emisi domestik utama.