Menurut Guru Club, harga logam mulia turun hari ini (28 Juli) karena ekspektasi pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada pertemuan kebijakan yang akan datang menguat. Indeks dolar AS melonjak ke level tertinggi dalam sekitar sebulan, yang langsung menekan harga emas dan perak yang dikutip dalam dolar, menurut analis dari Jinrui Futures dan Huishang Futures.
Pelaku pasar mengurangi posisi berarah mereka menjelang rapat The Fed karena ketidakpastian yang tinggi mengenai hasilnya, memicu aksi ambil untung di kalangan pemegang posisi long. Perak, yang memiliki atribut finansial sekaligus industri, mengalami fluktuasi harga yang lebih besar dibandingkan emas.