Menurut BlockBeats, Rusia telah mengurangi cadangan emasnya selama enam bulan berturut-turut hingga awal Juli 2026, membalik akumulasi berkelanjutan selama lebih dari 20 tahun. Cadangan saat ini berada di sekitar 2.282 metrik ton (73,4 juta troy ons) dengan nilai kira-kira $299 miliar. Pemotongan tersebut bertepatan dengan meningkatnya tekanan fiskal; cadangan internasional Rusia turun dari $747,4 miliar pada Mei menjadi $720,4 miliar pada Juni, dengan penurunan terutama disebabkan oleh penjualan emas.
Para analis mengaitkan aksi jual itu dengan tekanan anggaran akibat konflik Rusia–Ukraina yang masih berlangsung, penurunan pendapatan energi, serta meningkatnya belanja pemerintah. Defisit anggaran Rusia mencapai sekitar 4,6 triliun rubel pada Maret. Bank sentral sebelumnya mencatat bahwa harga emas rekor di atas $5.500 per troy ons mendorong penjualan, yang menunjukkan bahwa negara tersebut mengubah cadangan strategis jangka panjangnya menjadi dana cair, bukan meninggalkan strategi emasnya.