Samsung Active Asset Management dan NH-Amundi Asset Management mencatatkan ETF bertema infrastruktur komunikasi optik pada 14, menurut Korea Exchange pada 17. Dua manajer aset meluncurkan produk yang saling bersaing dengan target infrastruktur AI generasi berikutnya, seiring perusahaan teknologi besar global mengalihkan fokus investasi dari jaringan listrik ke jaringan komunikasi optik. ETF baru ini mencerminkan pergeseran paradigma dalam investasi infrastruktur AI, di mana solusi untuk mengatasi kemacetan pusat data melalui teknologi komunikasi optik makin menonjol dibanding sistem distribusi listrik berbasis tembaga.
Industri investasi keuangan menganalisis bahwa pusat gravitasi investasi infrastruktur AI bergeser dari “ekspansi jaringan listrik dan trafo” (jalur tembaga) ke “komunikasi optik dan jaringan satelit” (jalur kaca) untuk mengatasi kemacetan pusat data. Teknologi komunikasi optik menggunakan kabel serat optik, bukan kabel tembaga, yang disebut pasar sebagai “jalur kaca”. Pentingnya teknologi komunikasi optik, yang dapat mengurangi kemacetan transmisi data, tumbuh cepat seiring volume komputasi AI yang meningkat secara meledak.
Goldman Sachs Memprakirakan Ekspansi Pasar Optical Networking
Goldman Sachs mengidentifikasi teknologi “Optical Networking” sebagai pendorong utama ekspansi infrastruktur AI dalam laporan terbaru. Optical networking adalah teknologi inti yang memaksimalkan kinerja satu chip AI sekaligus menghubungkan banyak chip tanpa penundaan. Goldman Sachs memprakirakan ukuran pasar terkait akan berkembang sekitar 9 kali menjadi sekitar $154 miliar jika platform server AI generasi berikutnya NVIDIA Rubin Ultra (NVL576) diperkenalkan sepenuhnya dibanding model yang ada.
Yoo Seung-min, peneliti di Samsung Securities, menyatakan: “Bahkan pada saat efisiensi investasi infrastruktur AI ditekankan, permintaan jaringan berkecepatan sangat tinggi untuk mengatasi kemacetan transmisi data tetap lebih kuat dari sebelumnya. Sektor komunikasi optik, yang merupakan gerbang penting untuk evolusi AI, akan terus memberikan peluang investasi yang menarik.”
Samsung Active Meluncurkan Active Strategy ETF dengan 20 Saham
Samsung Active Asset Management meluncurkan “KoAct Optical Communication & Satellite Network Active” ETF, produk aktif yang dapat secara fleksibel menyesuaikan saham konstituen sesuai kondisi pasar, sejalan dengan karakter teknologi industri AI yang berubah cepat. ETF ini menetapkan “FnGuide Low Earth Orbit Satellite & Optical Communication Infrastructure Index” sebagai indeks acuannya. Indeks ini terdiri dari perusahaan-perusahaan inti di seluruh rantai nilai satelit, ruang angkasa, dan komunikasi optik, termasuk satelit low earth orbit. Samsung Active Asset Management menyusun portofolio total 20 saham menggunakan indeks ini, termasuk 10 saham satelit low earth orbit dan 10 saham infrastruktur komunikasi optik.
NH-Amundi Memperkenalkan Passive TOP10 Optical Communication ETF
NH-Amundi Asset Management memperkenalkan “HANARO US AI Optical Communication TOP10,” yang melacak 10 perusahaan inti yang memimpin pasar komunikasi optik AI di AS dengan strategi pasif. Produk ini menggunakan “INDXX US AI Optical Communication TOP10 Index” sebagai indeks dasar.
Saham konstituen yang paling diharapkan antara lain Marvell Technology, Coherent, Lumentum Holdings, Corning, dan FormFactor. Portofolio terdiri dari perusahaan yang mewakili rantai nilai peralatan komunikasi optik dan semikonduktor optik untuk pusat data AI, termasuk Tower Semiconductor, Applied Optoelectronics, Viavi Solutions, Ciena, dan AXT.
FAQ
Apa yang dilakukan Samsung Active dan NH-Amundi pada 14?
Samsung Active Asset Management dan NH-Amundi Asset Management mencatatkan ETF bertema infrastruktur komunikasi optik pada 14, menurut Korea Exchange pada 17. Dua produk menargetkan infrastruktur AI generasi berikutnya sebagai fokus investasi saat pergeseran dari jaringan listrik ke jaringan komunikasi optik.
Mengapa jaringan komunikasi optik makin penting dalam infrastruktur AI?
Teknologi komunikasi optik makin penting karena dapat mengurangi kemacetan transmisi data seiring volume komputasi AI yang meningkat secara meledak. Industri investasi keuangan menganalisis bahwa investasi infrastruktur AI bergeser dari ekspansi jaringan listrik ke komunikasi optik dan jaringan satelit untuk mengatasi kemacetan pusat data.
Apa prakiraan Goldman Sachs untuk pasar optical networking?
Goldman Sachs memprakirakan dalam laporan terbaru bahwa ukuran pasar optical networking akan berkembang sekitar 9 kali menjadi sekitar $154 miliar jika platform server AI generasi berikutnya NVIDIA Rubin Ultra (NVL576) diperkenalkan sepenuhnya dibanding model yang ada. Goldman Sachs mengidentifikasi teknologi optical networking sebagai pendorong utama ekspansi infrastruktur AI.