Saham Samsung Electronics menghadapi perkiraan harga target yang berbeda di antara perusahaan sekuritas, meski proyeksi laba operasi serupa, dengan KB Securities menetapkan target tertinggi di industri sebesar 600.000 won, sementara Kiwoom Securities menurunkan estimasinya menjadi 390.000 won. Perbedaan ini berasal dari interpretasi yang berbeda tentang keberlanjutan permintaan memori terkait AI dan persaingan high-bandwidth memory (HBM). Kedua perusahaan memperkirakan angka laba operasi kuartal ketiga yang sebanding — KB Securities sebesar 110 triliun won dan Kiwoom Securities sebesar 112 triliun won — namun menerapkan metodologi penilaian yang jauh berbeda. Analis mengaitkan perbedaan tersebut pada silang pendapat apakah ekspansi investasi AI akan mempertahankan kekurangan pasokan memori hingga 2028 atau apakah siklus industri memori akan melambat lebih cepat daripada yang diperkirakan. Industri investasi keuangan mencatat bahwa harga saham Samsung Electronics saat ini lebih responsif terhadap ekspansi pangsa pasar HBM dan daya saing memori untuk AI dibanding laporan laba kuartalan.
KB Securities menaikkan harga target Samsung Electronics menjadi 600.000 won, yang tertinggi di industri, dengan proyeksi bahwa ekspansi investasi AI akan mempertahankan kekurangan pasokan memori hingga 2028. Perusahaan memproyeksikan investasi AI global akan naik dari $800 miliar tahun ini menjadi $1,5 triliun pada 2028, sementara peningkatan kapasitas produksi DRAM dan NAND tetap terbatas. KB Securities menaikkan estimasi kenaikan harga DRAM dan NAND tahunannya masing-masing menjadi 312% dan 286% untuk tahun depan. Perusahaan juga menaikkan perkiraan laba operasi Samsung Electronics menjadi 381 triliun won untuk tahun ini dan 574 triliun won untuk tahun depan.
Kim Jong-won, peneliti dari KB Securities, menyatakan: “Revolusi teknologi keempat, kecerdasan buatan, diperkirakan pada akhirnya menjadi standar teknologi, sehingga kekhawatiran AI belakangan ini dinilai hanya sebagai kebisingan.” Ia menambahkan: “Kekhawatiran yang berlebihan justru adalah peluang untuk membeli.” Perusahaan menyoroti kebijakan imbal hasil kepada pemegang saham termasuk pembatalan saham treasuri dan dividen khusus, negosiasi harga HBM, serta potensi perluasan pesanan global dari foundry perusahaan big tech sebagai faktor kenaikan tambahan.
Kiwoom Securities menurunkan harga target Samsung Electronics dari 430.000 won menjadi 390.000 won, menandai penurunan pertama sejak Oktober tahun lalu. Perusahaan mencatat bahwa meski hasil kuartal ketiga kemungkinan akan memenuhi konsensus pasar, kenaikan harga memori mendorong produsen PC dan smartphone untuk menerapkan strategi pembelian memori yang lebih konservatif. Kiwoom Securities menganalisis bahwa tingkat pertumbuhan harga memori akan sulit melampaui secara signifikan ekspektasi pasar, karena perusahaan pembuat produk akhir menaikkan harga akibat meningkatnya biaya memori.
Perusahaan memperingatkan bahwa volatilitas saham Samsung Electronics bisa melebar jika produsen memori asal China meningkatkan pangsa pasarnya. Kiwoom Securities mempertahankan Samsung Electronics sebagai pilihan teratas di sektor semikonduktor, tetapi menurunkan target harga untuk mencerminkan penyesuaian terhadap prospek industri memori jangka menengah hingga panjang serta meningkatnya suku bunga pasar. Perusahaan memprioritaskan perlambatan laju pertumbuhan EPS (laba per saham) masa depan daripada angka laba absolut sebagai variabel krusial.
BNK Investment Securities menetapkan harga target SK Hynix sebesar 1,85 juta won, di bawah harga penutupan 2,186 juta won pada tanggal 9. Perusahaan mencermati kekhawatiran bahwa investasi infrastruktur kompetitif oleh hyperscaler (operator pusat data AI skala besar) tidak lagi valid. Industri sekuritas mencatat bahwa saham SK Hynix menunjukkan pola serupa dengan Samsung Electronics, dengan penilaian yang semakin bergantung pada penilaian daya saing memori AI jangka panjang, bukan pada laba jangka pendek.
Seorang pejabat perusahaan sekuritas menyatakan: “Harga target dihitung dengan mencerminkan berbagai asumsi termasuk laba masa depan, valuasi, dan prospek industri, sehingga meski perkiraan laba yang sama disajikan, hasil bisa berbeda secara signifikan jika asumsi yang diterapkan berubah.” Pejabat tersebut menyarankan: “Sebaiknya investor membuat keputusan investasi dengan membandingkan laporan dari beberapa perusahaan sekuritas secara bersamaan.” Industri investasi keuangan mencatat bahwa perbedaan harga target bukan sekadar variasi perkiraan laba, melainkan perbedaan dalam penerapan metodologi valuasi. Harga saham Samsung Electronics baru-baru ini menunjukkan sensitivitas yang meningkat terhadap ekspansi pangsa pasar HBM, daya saing memori AI, serta siklus investasi big tech global dibanding laba kuartalan.
Mengapa harga target saham Samsung Electronics berbeda lebih dari 200.000 won meski perkiraan laba serupa?
Perbedaan tersebut berasal dari interpretasi yang berbeda tentang keberlanjutan permintaan memori berbasis AI. KB Securities memproyeksikan kekurangan pasokan memori hingga 2028 akibat ekspansi investasi AI dari $800 miliar menjadi $1,5 triliun, sementara Kiwoom Securities mengantisipasi perlambatan siklus memori saat pabrikan menerapkan strategi pembelian yang lebih konservatif di tengah kenaikan harga.
Berapa harga target yang ditetapkan KB Securities untuk Samsung Electronics?
KB Securities menaikkan harga target Samsung Electronics menjadi 600.000 won, yang tertinggi di industri, dan menaikkan estimasi laba operasi menjadi 381 triliun won untuk tahun ini dan 574 triliun won untuk tahun depan berdasarkan permintaan memori yang terus didorong AI.
Berita Terkait
Saham Korea: BNK dan Kiwoom Turunkan Target Samsung, SK Hynix Terhambat Akibat Perlambatan AI
Saham Samsung dan SK Hynix Turun Meski Pendapatan Rekor Menjelang Perlambatan 2028
Samsung Raih Keuntungan Rekor karena Utang Wiraswasta di Korea Selatan Melonjak
Saham Samsung dan SK Hynix Menembus Nilai Terendah Sejarah di Tengah Siklus AI
Spread Harga Target Samsung Elektronik Melebihi 200.000 Won di Tengah Perkiraan Pemecahan Saham