Pelaku Usaha Kecil Menggugat Pemerintahan Trump Terkait Tarif Bagian 301

Key Takeaways
  • Bisnis kecil menggugat pemerintahan Trump atas tarif Bagian 301 yang berdampak pada lebih dari 60 negara minggu lalu.
  • Tarif Bagian 301 membebankan bea 10% atau 12,5%, dan Collective Horology melaporkan lebih dari $160.000 biaya tarif sebelumnya.
  • Learning Resources bergabung dalam gugatan setelah sebelumnya memenangkan perkara di Mahkamah Agung yang membatalkan tarif berdasarkan kewenangan darurat.

Usaha kecil menggugat pemerintahan Trump terkait tarif yang diberlakukan berdasarkan Pasal 301 dari Undang-Undang Perdagangan. Gugatan menargetkan bea sebesar 10% atau 12,5% untuk barang dari lebih dari 60 negara yang mulai berlaku setelah langkah sementara Pasal 122 berakhir pekan lalu. Para penggugat mengklaim pejabat menetapkan tarif terlebih dahulu, lalu menyusun justifikasi untuk ekonomi tertentu di kemudian hari, melanggar ketentuan undang-undang untuk membuktikan bagaimana praktik negara per negara merugikan perdagangan AS. Tarif ini bertujuan mengatasi kekhawatiran terkait kerja paksa di rantai pasokan.

Liberty Justice Center Mengajukan Gugatan atas Nama Importir

Liberty Justice Center mengajukan pengaduan atas nama importir rempah Burlap & Barrel dan pengecer jam Collective Horology. Pengaduan tersebut menyatakan pejabat menetapkan tarif terlebih dahulu, lalu menyusun justifikasi untuk ekonomi tertentu kemudian. Para penggugat berpendapat pemerintahan menggunakan temuan yang bersifat umum alih-alih membuktikan bagaimana praktik masing-masing negara merugikan perdagangan AS sebagaimana diwajibkan oleh undang-undang.

Collective Horology Melaporkan Biaya Tarif Sebelumnya Lebih dari $160.000

Co-founder Collective Horology, Asher Rapkin, menyampaikan bahwa tarif sebelumnya sudah menelan biaya lebih dari $160.000 bagi perusahaan, sementara pengembalian dana masih tertunda. Perusahaan mengimpor jam dari Swiss dan tidak memiliki alternatif dalam negeri yang layak untuk banyak produk.

Learning Resources Ikut Gugatan setelah Kemenangan di Mahkamah Agung

Gugatan lain melibatkan pembuat mainan Learning Resources, yang sebelumnya menang dalam perkara Mahkamah Agung yang membatalkan tarif di bawah kekuasaan darurat, bersama perusahaan lantai dan entitas terkait. Pengadilan menolak upaya tarif sebelumnya di bawah otoritas darurat, dan sengketa terkait putaran Pasal 122 terus berlanjut dalam banding. Gedung Putih tidak memberikan komentar atas berkas baru tersebut, meski pejabat sebelumnya membela langkah-langkah itu sebagai respons terhadap praktik perdagangan yang tidak adil.

FAQ

Tarif berapa yang digugat oleh usaha kecil?
Gugatan menantang tarif sebesar 10% atau 12,5% untuk barang dari lebih dari 60 negara yang diberlakukan berdasarkan Pasal 301 dari Undang-Undang Perdagangan.

Berapa yang dibayar Collective Horology untuk tarif sebelumnya?
Co-founder Collective Horology, Asher Rapkin, menyatakan bahwa tarif sebelumnya sudah menelan biaya lebih dari $160.000 bagi perusahaan, sementara pengembalian dana masih tertunda.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar