Saham SMCI Melonjak 15,88% karena Pesanan Rekor dan Prakiraan Margin yang Meningkat

SMCI22,30%

Saham Supermicro (SMCI) melonjak 15,88% ke $29,55 dalam perdagangan pra-pasar pada Rabu setelah produsen server AI itu mengeluarkan pembaruan bisnis yang mengumumkan pesanan rekor dan proyeksi margin kotor yang direvisi. Lonjakan tersebut menyusul sesi reguler Selasa, ketika saham SMCI naik 7,01% menjadi ditutup di $25,50. Perusahaan mengaitkan prospek yang membaik dengan bauran pelanggan dan produk yang lebih menguntungkan, dengan nilai antrian pesanan (order backlog) mencapai level rekor pada akhir tahun fiskal 2026 setelah menerima lebih dari $60 miliar dalam pesanan baru hanya pada kuartal keempat. Reli ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap kemampuan Supermicro untuk memanfaatkan permintaan kuat akan infrastruktur artificial intelligence, meski kekhawatiran soal profitabilitas dan potensi pengenceran pemegang saham akibat aksi ekuitas pada Juni sebelumnya membebani saham.

Supermicro Menaikkan Prakiraan Margin Kotor ke 15-17%

Supermicro merevisi prakiraan margin kotor menjadi kisaran 15% hingga 17%, hampir dua kali lipat dari panduan sebelumnya sebesar 8,2% hingga 8,4%. Perusahaan mengaitkan prakiraan yang membaik terutama pada bauran pelanggan dan produk yang lebih menguntungkan. Kenaikan margin mengatasi kekhawatiran investor mengenai profitabilitas yang membebani saham SMCI meski permintaan untuk server AI terus meningkat. Supermicro membangun server dan sistem pusat data menggunakan prosesor serta akselerator yang dipasok perusahaan seperti Nvidia, AMD, dan Intel, dengan sistemnya menjadi penting ketika perusahaan teknologi berinvestasi besar-besaran pada infrastruktur komputasi yang dibutuhkan untuk melatih dan menjalankan model AI canggih.

Pesanan Kuartal Keempat $60 Miliar Dorong Pertumbuhan Backlog

Nilai antrian pesanan Supermicro mencapai level rekor pada akhir tahun fiskal 2026, dengan perusahaan menerima lebih dari $60 miliar dalam pesanan baru hanya selama kuartal keempat. Produsen server AI itu menyatakan pihaknya menargetkan memenuhi porsi besar dari backlog tersebut pada kuartal-kuartal mendatang, karena permintaan untuk infrastruktur artificial intelligence tetap kuat. Pada Juni, CEO Supermicro Charles Liang mengatakan perusahaan sedang bekerja sama dengan perusahaan milik Elon Musk untuk membangun pusat data AI skala gigawatt lainnya untuk SpaceX dan xAI dalam waktu setahun. Backlog memberikan visibilitas pendapatan masa depan, meski perusahaan perlu menunjukkan bahwa ia dapat mengeksekusi pesanan secara efisien dan mengubah permintaan menjadi profit yang lebih kuat.

Saham SMCI Masih Turun 13% Year-to-Date Meski Reli

Meski terjadi reli pra-pasar pada Rabu, saham SMCI masih turun sekitar 13% sejak awal tahun. Saham anjlok tajam pada Juni setelah Supermicro mengumumkan aksi ekuitas yang dimaksudkan untuk mendanai pembelian komponen yang diperlukan guna memenuhi sekitar $39 miliar pesanan server AI. Penggalangan modal tersebut memicu kekhawatiran tentang pengenceran pemegang saham dan besaran pendanaan yang dibutuhkan untuk mendukung ekspansi perusahaan. Pergerakan pra-pasar pada Rabu sebesar $4,05 dari harga penutupan sebelumnya $25,50 menunjukkan investor menjadi lebih optimistis tentang kemampuan Supermicro untuk mengubah backlog rekor menjadi margin yang lebih baik dan kinerja keuangan yang lebih kuat.

FAQ

Apa yang menyebabkan saham SMCI melonjak pada Rabu?

Saham SMCI melonjak 15,88% ke $29,55 dalam perdagangan pra-pasar pada Rabu setelah Supermicro mengumumkan pembaruan bisnis yang mencakup pesanan rekor di atas $60 miliar pada kuartal keempat dan prakiraan margin kotor revisi sebesar 15-17%, hampir dua kali lipat dari panduan sebelumnya 8,2-8,4%.

Berapa banyak yang diterima Supermicro dalam pesanan baru selama kuartal keempat?

Supermicro menerima lebih dari $60 miliar dalam pesanan baru selama kuartal keempat, dengan nilai antrian pesanan mencapai level rekor pada akhir tahun fiskal 2026. Perusahaan menyatakan pihaknya mengharapkan untuk memenuhi porsi besar dari backlog tersebut pada kuartal-kuartal mendatang karena permintaan untuk infrastruktur artificial intelligence tetap kuat.

Bagaimana kinerja saham Supermicro saat ini year-to-date?

Meski terjadi reli pada Rabu, saham SMCI masih turun sekitar 13% sejak awal tahun. Saham mengalami volatilitas setelah pengumuman aksi ekuitas pada Juni yang ditujukan untuk mendanai sekitar $39 miliar pesanan server AI, yang memunculkan kekhawatiran tentang pengenceran pemegang saham.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar