Menurut Hana Securities, pasar ETF covered call Korea Selatan mencapai 26,4 triliun won pada 25 Juli, tumbuh 30 kali lipat sejak 2023 karena volatilitas pasar yang melonjak mendorong permintaan investor terhadap strategi berorientasi pendapatan. Pasar yang tiga tahun lalu hanya bernilai 800 miliar won kini mencakup 61 produk yang meliputi saham semikonduktor dan saham berdividen tinggi. Indeks volatilitas Korea Composite Stock Price Index (KOSPI) rata-rata berada di atas 80 pada Juli, melampaui puncak era pandemi, sehingga strategi covered call kian menarik.
Tren ini mendorong pengembangan ETF covered call yang dikelola secara aktif dan dapat menyesuaikan rasio penjualan opsi dengan fleksibel untuk menangkap potensi kenaikan sambil tetap menjaga perlindungan dari sisi penurunan. Strategi tradisional biasanya membatasi keuntungan kenaikan hingga 41–58% dari pergerakan indeks acuan; varian aktif yang lebih baru, seperti yang diluncurkan secara domestik pada 2026, menargetkan peningkatan tingkat partisipasi ini melalui hedging dinamis.