Menurut laporan Investment & Securities Korea yang dirilis pada 14 Juli, leveraged ETF saham tunggal di Korea Selatan telah memicu pembahasan regulasi keuangan di tengah kekhawatiran tentang konsentrasi perdagangan yang berlebihan. Asosiasi Investasi Keuangan mengadakan rapat darurat dengan para CEO perusahaan sekuritas besar menjelang pertemuan F4 pada 16 Juli yang melibatkan kementerian keuangan, komisi layanan keuangan, dan bank sentral.
Data volume perdagangan menunjukkan perbedaan yang mencolok dibanding pasar AS: dari 1 Juni hingga 10 Juli, leveraged ETF SK Hynix dan Samsung Electronics masing-masing menyumbang 30,38% dan 20,07% dari volume perdagangan aset acuan mereka, sedangkan Micron dan Tesla di AS masing-masing 5,36% dan 4,31%. Secara nasional, perdagangan leveraged ETF mewakili 20-30% dari volume aset acuan, sekitar enam kali lipat level di AS (4-5%). Namun, analis mencatat bahwa leveraged ETF berfungsi sebagai penguat volatilitas, bukan akar penyebab, sementara pergeseran sentimen semikonduktor global dan kekhawatiran investasi AI mendorong gejolak pasar yang lebih luas.