Investor 1% teratas berimbal hasil tinggi di Mirae Asset Securities melakukan penjualan bersih atas SK Hynix dan Samsung Electronics pada pagi hari 28 Mei, menurut data dari perusahaan pialang. SK Hynix menjadi saham dengan penjualan bersih terbanyak untuk hari kedua berturut-turut, didorong kekhawatiran persaingan industri memori Tiongkok setelah pencatatan Shanghai CXMT dan penurunan tajam saham semikonduktor AS semalam. Aksi jual terjadi meski SK Hynix melaporkan pendapatan Q2 sebesar 79,3187 triliun won dan laba operasi 60,5426 triliun won, yang sedikit di bawah estimasi pasar 64 triliun won.
SK Hynix Melaporkan Kinerja Q2 di Bawah Estimasi Pasar
SK Hynix mengumumkan hasil sementara Q2 sebelum bel pasar dibuka pada 28 Mei. Pendapatan mencapai 79,3187 triliun won dan laba operasi berjumlah 60,5426 triliun won, masing-masing mencatat kenaikan tahun ke tahun sebesar 256,8% dan 557,2%. Pendapatan paruh pertama perusahaan mencapai 131,8950 triliun won dengan laba operasi 98,1529 triliun won. Angka laba operasi Q2 berada di bawah estimasi konsensus pasar sebesar 64 triliun won.
Pada pukul 11.00 pada 28 Mei, saham SK Hynix diperdagangkan pada 1.419.000 won, turun 8,45% dari hari perdagangan sebelumnya. Analis Mirae Asset Securities Kim Young-gun menurunkan harga target SK Hynix dari 4,2 juta won menjadi 2,8 juta won. Kim menyatakan bahwa meski koreksi harga baru-baru ini tampak berlebihan dibanding fundamental, penyesuaian harga target tak terhindarkan karena terkait dengan kerangka penilaian berbasis rekan global dan penurunan saham lintas industri.
Samsung Electronics Turun 3,41% di Tengah Pelemahan Sektor Semikonduktor
Samsung Electronics menempati peringkat kedua dalam penjualan bersih di antara investor teratas di Mirae Asset Securities. Saham diperdagangkan pada 212.500 won pada pukul 11.00 28 Mei, turun 3,41% dari sesi sebelumnya. Saham preferen Samsung Electronics menempati peringkat ketiga dalam penjualan bersih, diperdagangkan pada 154.000 won, turun 2,65%.
Analis Yuanta Securities Son In-jun menyatakan bahwa negosiasi harga untuk memori kuartal III berjalan lancar. Son mencatat bahwa di tengah kekurangan berkelanjutan DRAM dan NAND untuk tujuan umum, pelanggan memprioritaskan pengamanan pasokan ketimbang harga. Daedeok Electronics menempati peringkat keempat dalam penjualan bersih pada 28 Mei.
LS Electric dan TESS Memimpin Peringkat Beli Bersih
Saham dengan pembelian bersih tertinggi pada 28 Mei termasuk LS Electric, TESS, OCI Holdings, dan HYBE. Pada hari perdagangan sebelumnya, pembelian bersih dipimpin oleh Samsung Electronics, SK Telecom, Samsung Electro-Mechanics, dan SK. Penjualan bersih pada hari sebelumnya dipuncaki oleh SK Hynix, Dalba Global, Doosan Tesna, dan Samsung Life Insurance.
Mirae Asset Securities mengungkapkan data perdagangan real-time, harian, dan lima hari untuk saham yang dibeli dan dijual oleh pelanggan 1% teratas berdasarkan imbal hasil investasi bulanan melalui sistem perdagangan selulernya. Perusahaan pialang mencatat bahwa statistik tersebut hanya untuk tujuan informasi, tidak terkait dengan opini investasi perusahaan, dan tidak menjamin kinerja investasi.
FAQ
Apa yang dilakukan investor teratas di Mirae Asset Securities pada 28 Mei?
Investor 1% teratas berimbal hasil tinggi di Mirae Asset Securities melakukan penjualan bersih atas SK Hynix dan Samsung Electronics pada pagi hari 28 Mei. SK Hynix menjadi saham dengan penjualan bersih terbanyak untuk hari kedua berturut-turut, sementara Samsung Electronics menempati peringkat kedua dalam penjualan bersih.
Mengapa saham SK Hynix turun pada 28 Mei?
Saham SK Hynix turun 8,45% menjadi 1.419.000 won pada pukul 11.00 28 Mei, dipicu kekhawatiran persaingan industri memori Tiongkok setelah pencatatan Shanghai CXMT dan penurunan tajam saham semikonduktor AS semalam. Penurunan saham berlanjut meski perusahaan melaporkan laba operasi Q2 sebesar 60,5426 triliun won.
Saham apa yang dibeli bersih investor teratas pada 28 Mei?
Saham dengan pembelian bersih tertinggi pada 28 Mei di antara investor 1% teratas berimbal hasil tinggi Mirae Asset Securities termasuk LS Electric, TESS, OCI Holdings, dan HYBE, menurut data yang diungkapkan oleh perusahaan pialang.