Menurut UNDP, pada 6 Juli 2026, United Nations Development Programme dan Stellar Development Foundation memperpanjang perjanjian kemitraan mereka hingga 2027 untuk menetapkan pembayaran bantuan berbasis blockchain sebagai kemampuan standar di seluruh kantor negara UNDP di seluruh dunia. Kolaborasi ini akan mengembangkan kerangka tata kelola, pedoman implementasi, dan standar operasional untuk program kemanusiaan yang didukung blockchain.
Program percontohan di 17 negara, termasuk Haiti, Suriah, Kenya, Guatemala, dan Gambia, menunjukkan peningkatan yang terukur. Di wilayah Aleppo, Suriah, pembayaran blockchain mengurangi biaya distribusi dari sekitar 10% menjadi 2% dibandingkan saluran perbankan tradisional. Uji coba di Haiti mencapai tingkat keberhasilan pembayaran 100%, dengan blockchain menciptakan catatan digital permanen transaksi untuk akuntabilitas dan verifikasi donor.