Kurs tukar USD-KRW baru-baru ini turun ke 1.460 won, dari sekitar 1.600 won pada Juni, menurut ekonom Kiwoom Securities Kim Yu-mi pada tanggal 27. Penurunan ini dipicu membaiknya fundamental domestik dan kondisi pasokan-permintaan pasar valas, bukan karena dolar melemah. Perbaikan fundamental mencakup ekspor semikonduktor yang kuat yang mendorong peningkatan prakiraan pertumbuhan ekonomi Korea dan kenaikan suku bunga Bank of Korea yang mempersempit kesenjangan suku bunga AS-Korea, sementara faktor sisi pasokan meliputi permintaan konversi terkait ADR SK Hynix yang diantisipasi serta penjualan FX forward yang besar dari industri berat. Kim mencatat faktor-faktor ini telah menyebarkan persepsi bahwa kurs telah membentuk puncak jangka pendek, melemahkan ekspektasi kenaikan suku bunga dan secara bertahap memperluas permintaan konversi won dari eksportir.
Fundamental dan Pasokan-Permintaan Mendorong Penurunan USD-KRW
Kim Yu-mi menyatakan dalam laporan pada tanggal 27 bahwa menguatnya won mencerminkan membaiknya fundamental domestik dan kondisi pasokan-permintaan pasar valas. Dari sisi fundamental, kinerja ekspor semikonduktor yang kuat telah memicu revisi ke atas prakiraan pertumbuhan ekonomi Korea, sementara kenaikan suku bunga Bank of Korea telah mempersempit kesenjangan suku bunga AS-Korea. Faktor pasokan-permintaan mencakup permintaan konversi terkait ADR SK Hynix yang diperkirakan dan penjualan FX forward oleh industri berat. Kim menilai bahwa faktor-faktor ini menyebarkan persepsi bahwa kurs telah membentuk puncak jangka pendek, sehingga melemahkan ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi dan secara bertahap memperluas permintaan konversi won dari eksportir.
Prakiraan Jangka Pendek Mengarah ke Level Awal 1.400 Won
Kim Yu-mi memproyeksikan penurunan nilai tukar akan berlanjut dalam jangka pendek. Ia menyatakan bahwa jika ekspektasi kenaikan suku bunga melemah, permintaan konversi won perusahaan dapat tetap berlanjut, dan jika risiko geopolitik Timur Tengah mereda serta perlambatan inflasi AS terus terjadi, kekhawatiran pengetatan Federal Reserve dapat makin mereda. Kim menambahkan bahwa nilai tukar USD-KRW berpotensi turun ke level awal 1.400 won dalam jangka pendek.
Kekuatan Won Struktural Terbatas oleh Kebijakan The Fed dan Investasi Luar Negeri
Kim Yu-mi menekankan masih terlalu dini untuk mengharapkan kekuatan won struktural. Ia menyebut kemungkinan Federal Reserve melanjutkan sikap pengetatannya, dengan catatan meskipun kekhawatiran pengetatan bisa mereda, arah kebijakan itu sendiri tidak akan berubah. Kemungkinan sentimen investasi kembali ke perusahaan artificial intelligence AS juga diidentifikasi sebagai faktor yang membatasi kekuatan won. Kim menyatakan bahwa permintaan dolar struktural yang muncul dari investasi luar negeri berkelanjutan investor Korea akan menjadi faktor yang membatasi penurunan USD-KRW lebih lanjut. Ia menambahkan bahwa untuk penurunan tambahan, momentum pertumbuhan harus menyebar di luar struktur yang berpusat pada semikonduktor ke sektor industri yang lebih luas, dan imbal hasil aset domestik yang diharapkan harus tetap unggul dibanding aset luar negeri.
Terkait melemahnya yen baru-baru ini, Kim mengaitkannya dengan kekhawatiran soliditas fiskal, kesenjangan suku bunga AS-Jepang yang dipertahankan, penurunan prakiraan pertumbuhan ekonomi, serta ekspansi investasi luar negeri. Ia memperkirakan mitigasi kelemahan yen jangka pendek akan membutuhkan perlambatan inflasi AS dan meredanya kekhawatiran pengetatan Federal Reserve. Kim menilai kekuatan yen struktural sulit diharapkan, karena Bank of Japan tidak dapat dengan mudah menerapkan pengetatan yang agresif mengingat ketidakstabilan permintaan domestik.
FAQ
Apa yang menyebabkan nilai tukar USD-KRW turun ke 1.460 won?
Menurut ekonom Kiwoom Securities Kim Yu-mi pada tanggal 27, penurunan ke 1.460 won dari sekitar 1.600 won pada Juni terjadi karena membaiknya fundamental domestik dan kondisi pasokan-permintaan pasar valas. Faktor fundamental mencakup ekspor semikonduktor yang kuat yang mendorong peningkatan prakiraan PDB Korea dan kenaikan suku bunga Bank of Korea yang mempersempit kesenjangan suku bunga AS-Korea. Faktor pasokan-permintaan mencakup permintaan konversi ADR SK Hynix yang diantisipasi serta penjualan FX forward oleh industri berat.
Seberapa rendah nilai tukar USD-KRW bisa turun dalam jangka pendek?
Kim Yu-mi menyatakan nilai tukar USD-KRW berpotensi turun ke level awal 1.400 won dalam jangka pendek. Ia memproyeksikan penurunan akan berlanjut jika ekspektasi kenaikan suku bunga melemah, risiko geopolitik Timur Tengah mereda, dan perlambatan inflasi AS tetap terjadi.
Mengapa kekuatan won struktural masih dianggap terlalu dini?
Kim Yu-mi menekankan masih terlalu awal untuk mengharapkan kekuatan won struktural karena Federal Reserve kemungkinan akan mempertahankan sikap pengetatan. Permintaan dolar struktural dari investasi luar negeri berkelanjutan investor Korea akan membatasi penurunan USD-KRW lebih lanjut. Penurunan tambahan memerlukan momentum pertumbuhan menyebar dari semikonduktor ke sektor industri yang lebih luas dan imbal hasil aset domestik yang diharapkan harus tetap unggul dibanding aset luar negeri.