Menurut Yonhapnews, pekan ini perhatian Wall Street tertuju pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) dan laporan laba kuartal kedua sejumlah perusahaan teknologi besar, seiring meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran. Pekan lalu, indeks-indeks utama melemah: Nasdaq Composite turun 2,13%, S&P 500 turun 0,61%, dan Dow Jones Industrial Average tergelincir 0,38%. Sementara itu, Indeks Semikonduktor Philadelphia kehilangan 4,25% pada hari perdagangan terakhirnya meski sempat menguat di pertengahan pekan.
Meski Alphabet dan Intel membukukan laba yang kuat, kedua saham tersebut justru jatuh karena pasar makin cemas terhadap perkiraan belanja modal yang dinilai berlebihan serta meningkatnya investasi pusat data. FOMC akan mengumumkan keputusan kebijakan pada 29 Juli, sedangkan Microsoft, Meta, Apple, dan Amazon merilis laporan keuangan pada 29–30 Juli. Kenaikan harga minyak akibat ketegangan di Timur Tengah serta ketidakpastian terkait strategi komunikasi calon Ketua Fed, Kevin Warsh, turut menambah volatilitas pada ekspektasi pasar.