@WalrusProtocol adalah solusi penyimpanan data terdesentralisasi yang dibangun di atas blockchain Sui, bertujuan untuk menyediakan infrastruktur penyimpanan yang aman, stabil, dan biaya rendah untuk Web3 dan bisnis. Dalam konteks data yang semakin menjadi aset inti dari ekonomi digital, #Walrus berperan sebagai lapisan infrastruktur penting untuk NFT, AI, dan sistem blockchain generasi baru.
Berbeda dengan model penyimpanan terpusat tradisional yang bergantung pada satu server, Walrus mendistribusikan data di banyak node dalam jaringan, membantu mengurangi risiko kehilangan dan meningkatkan kemampuan pemulihan data. Pengguna hanya perlu mengunggah data sekali, sistem akan secara otomatis mendistribusikan dan menyimpan di banyak node, sehingga mengoptimalkan biaya jangka panjang.
Model operasional Walrus terdiri dari 6 komponen utama. End User adalah orang yang mengirim data ke jaringan. Client berperan sebagai perantara yang menghubungkan pengguna dengan sistem. Publisher menerima dan mencatat data. Storage Node secara langsung menyimpan data dan harus melakukan stake token WAL untuk menjalankan. Aggregator mengumpulkan data dari berbagai node untuk meningkatkan kecepatan akses. Lapisan CDN dan Cache membantu menyimpan data sementara yang populer, mengurangi latensi saat mengakses.
Walrus menonjol dengan dua keunggulan utama yaitu penghematan biaya dan keandalan tinggi. Berkat model berbagi sumber daya, biaya penyimpanan berkurang secara signifikan dibandingkan solusi tradisional. Khususnya, bahkan jika hingga 2/3 node mengalami gangguan, sistem tetap dapat memulihkan data secara lengkap, memastikan integritas dan ketersediaan yang berkelanjutan. $WAL
{spot}(WALUSDT)
Berbeda dengan model penyimpanan terpusat tradisional yang bergantung pada satu server, Walrus mendistribusikan data di banyak node dalam jaringan, membantu mengurangi risiko kehilangan dan meningkatkan kemampuan pemulihan data. Pengguna hanya perlu mengunggah data sekali, sistem akan secara otomatis mendistribusikan dan menyimpan di banyak node, sehingga mengoptimalkan biaya jangka panjang.
Model operasional Walrus terdiri dari 6 komponen utama. End User adalah orang yang mengirim data ke jaringan. Client berperan sebagai perantara yang menghubungkan pengguna dengan sistem. Publisher menerima dan mencatat data. Storage Node secara langsung menyimpan data dan harus melakukan stake token WAL untuk menjalankan. Aggregator mengumpulkan data dari berbagai node untuk meningkatkan kecepatan akses. Lapisan CDN dan Cache membantu menyimpan data sementara yang populer, mengurangi latensi saat mengakses.
Walrus menonjol dengan dua keunggulan utama yaitu penghematan biaya dan keandalan tinggi. Berkat model berbagi sumber daya, biaya penyimpanan berkurang secara signifikan dibandingkan solusi tradisional. Khususnya, bahkan jika hingga 2/3 node mengalami gangguan, sistem tetap dapat memulihkan data secara lengkap, memastikan integritas dan ketersediaan yang berkelanjutan. $WAL
{spot}(WALUSDT)




