Harga Chip AI Lonjak 370% YoY, Menguji Kepercayaan Investor di Pasar

DRAM11,18%

Julia Herman, strategist pasar global di New York Life Investments, meramalkan pada 20 (waktu setempat) melalui Business Insider bahwa 'chipflation' — lonjakan harga untuk chip logika dan memori terkait AI — akan menjadi tantangan besar berikutnya yang menguji pasar investasi AI. Herman mengatakan perusahaan hyperscale menghadapi tugas untuk menyeimbangkan kenaikan biaya input, termasuk lonjakan harga chip dan tarif energi/utilitas, dengan ekspektasi keuntungan investasi selama beberapa tahun mendatang. Herman menyatakan lingkungan ini diperkirakan akan menguji kepercayaan investor, karena beberapa minggu terakhir saham terkait chip mengalami tekanan meski perusahaan-perusahaan terdepan melaporkan hasil pendapatan yang secara signifikan melampaui ekspektasi.

New York Life Investments Memperkirakan Chipflation sebagai Tantangan Investasi AI

Herman menilai perusahaan hyperscale menghadapi tantangan untuk menyeimbangkan tidak hanya kenaikan harga chip, tetapi juga meningkatnya biaya input seperti kenaikan energi dan tarif utilitas terhadap prospek keuntungan investasi yang akan terus berlanjut dalam beberapa tahun ke depan. Ia menyatakan lingkungan ini tampaknya akan menjadi ajang untuk menguji keyakinan investor.

Harga Ekspor DRAM Korea Naik 370% Year-over-Year

Herman mengidentifikasi indeks harga ekspor memori DRAM Korea sebagai salah satu indikator terbaik untuk menunjukkan inflasi chip. Ia menjelaskan bahwa meski laju pertumbuhan harga chip memori secara historis mencapai puncak sekitar 100% year-over-year, harga chip memori Korea saat ini menunjukkan kenaikan 370% year-over-year.

Saham Chip Mengalami Aksi Jual meski Laporan Laba Kuat

Beberapa minggu terakhir menunjukkan saham-saham terkait chip mendapat tekanan karena investor mulai menyoroti aspek ekonomi dari gelombang AI dengan lebih saksama. Investor melepas dalam jumlah besar saham perusahaan yang terkait perangkat keras, termasuk produsen memori, meski para pemimpin industri menyampaikan hasil yang secara signifikan melampaui ekspektasi dalam pengumuman laba terbaru.

Herman Menganalisis Kenaikan Harga Chip sebagai Pedang Bermata Dua bagi Pasar AI

Herman menganalisis bahwa dampak kenaikan harga chip menyerupai pedang bermata dua, yang menggambarkan dinamika pasar yang memengaruhi pasar AI dalam beberapa cara. Lonjakan tajam harga chip menjadi indikator permintaan yang kuat, tetapi bersamaan dengan itu kenaikan harga chip berarti biaya yang lebih tinggi bagi perusahaan yang sudah berinvestasi puluhan miliar dolar AS untuk pembangunan infrastruktur AI, sehingga berpotensi menghentikan laju gelombang AI.

Strategi Investasi Menekankan Metrik Kualitas di Seluruh Rantai Pasokan AI

Herman menyatakan bahwa meski volatilitas tahun ini terkait pemain utama industri semikonduktor terutama cenderung naik, volatilitas seperti itu bisa bekerja dua arah dan menguji keyakinan investor. Ia mengatakan fokus tetap paling terkonsentrasi pada kualitas di seluruh rantai pasokan AI, termasuk raksasa semikonduktor. Herman menambahkan bahwa kualitas menandakan profitabilitas yang tinggi, tingkat volatilitas keuntungan yang rendah atau moderat, serta rasio cakupan bunga yang kuat.

FAQ

Apa itu 'chipflation' menurut New York Life Investments?

'Chipflation' merujuk pada lonjakan cepat harga untuk chip logika dan memori yang terkait AI. Julia Herman dari New York Life Investments mengidentifikasi fenomena ini sebagai tantangan besar berikutnya yang akan menguji pasar investasi AI, terutama saat perusahaan hyperscale menyeimbangkan kenaikan biaya input dengan ekspektasi keuntungan investasi.

Seberapa besar harga chip memori DRAM Korea meningkat?

Harga ekspor memori DRAM Korea saat ini menunjukkan kenaikan 370% year-over-year, menurut analisis Herman. Ini secara signifikan melampaui laju pertumbuhan puncak historis sekitar 100% year-over-year, sehingga indeks harga ekspor DRAM Korea menjadi salah satu indikator terbaik inflasi chip.

Mengapa saham chip turun meski laporan laba kuat?

Beberapa minggu terakhir, investor melepas saham terkait chip, termasuk produsen memori, saat mereka mulai menyoroti aspek ekonomi dari gelombang AI dengan lebih saksama. Hal ini terjadi meski para pemimpin industri melaporkan hasil pendapatan yang secara signifikan melampaui ekspektasi, yang mencerminkan kekhawatiran investor tentang kenaikan biaya dan prospek keuntungan jangka panjang dalam investasi infrastruktur AI.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar