Menurut Reuters, setidaknya 125 lokasi di seluruh AS menggelar protes serentak pada Sabtu, 18 Juli, menentang ekspansi tak terkendali pusat data AI. Aksi unjuk rasa tersebut, yang diselenggarakan oleh kelompok akar rumput Humans First, berfokus pada kekhawatiran bahwa pembangunan pusat data telah mendorong kenaikan biaya listrik, mengalihkan sumber daya air, dan memperburuk pencemaran lingkungan.
Hasil jajak pendapat Reuters menunjukkan hanya 33% responden yang memandang ekspansi cepat pusat data sebagai hal yang bermanfaat secara keseluruhan, sementara hanya 14% yang mendukung pembangunan di komunitas mereka sendiri.