Australia Menghambat Investasi Tiongkok dalam Proyek Mineral Tanah Jarang Northern Minerals

Bendahara Australia Jim Chalmers memblokir investor Tiongkok untuk memperoleh kendali atas Northern Minerals, sebuah perusahaan penambangan bahan tambang tanah jarang, melalui perintah yang diterbitkan pada April dan Mei. Pemerintah mewajibkan para pemegang saham melepas kepemilikannya setelah menemukan struktur kepemilikan yang terkait dengan Tiongkok, tetapi sebagian besar pemegang saham gagal mematuhinya hingga Juli. Ahli Vlado Vivoda dari University of Queensland mengatakan kasus ini menguji bagaimana Australia menyeimbangkan prinsip pasar bebas dengan keamanan rantai pasokan mineral strategis.

Perintah Pemerintah Australia untuk Pelepasan Saham Pemegang Saham Northern Minerals

Pada 2024, pemerintah Australia mewajibkan lima perusahaan Tiongkok untuk menjual saham mereka di Northern Minerals dengan alasan kekhawatiran kepentingan nasional. Otoritas Australia kemudian menemukan bahwa para pemegang saham memindahkan kepemilikan kepada Ying Tak, sebuah perusahaan berbasis di Hong Kong. Jim Chalmers menerbitkan perintah sementara pada April yang membatasi hak suara Ying Tak dan hak pengalihan saham pada pertemuan umum tahunan Northern Minerals. Pada Mei, Chalmers memerintahkan enam pemegang saham Northern Minerals untuk menjual saham mereka.

Menurut Sydney Morning Herald pada 14 Juli, sebagian besar pemegang saham mengabaikan perintah tersebut dan belum melepas kepemilikan mereka hingga Juli. Chalmers menerbitkan perintah tambahan yang melarang pemegang saham terkait menggunakan hak suara dan menjalankan hak-hak istimewa pemegang saham pada pertemuan umum Northern Minerals di masa depan.

Proyek Browns Range Menyediakan Unsur Tanah Jarang Berat yang Krusial

Northern Minerals mengoperasikan proyek Browns Range di Australia Barat, yang menghasilkan tanah jarang berat untuk pembuatan senjata militer dan produk teknologi sipil. Vlado Vivoda, Honorary Research Fellow di Sustainable Minerals Institute milik University of Queensland, menyatakan bijih Browns Range memiliki proporsi disprosium dan terbium yang tidak biasa tinggi. Unsur tanah jarang berat ini memungkinkan magnet berkinerja tinggi mempertahankan kemagnetan pada suhu yang sangat ekstrem, sehingga menjadi krusial untuk motor listrik, turbin angin, drone, senjata, pesawat, serta aplikasi industri dan pertahanan lainnya.

Vivoda menyatakan bahwa dengan dukungan pemerintah Australia untuk pemrosesan vertikal Mine-to-Oxide, Browns Range bisa menjadi sumber pasokan hulu unsur tanah jarang yang paling penting di luar Tiongkok. Ia mencatat bahwa meskipun produksi Browns Range tidak dapat menggantikan posisi Tiongkok di industri tersebut, bahkan sumber pasokan yang kecil pun dapat memicu perubahan besar di pasar tanah jarang global yang sangat terkonsentrasi.

Australia Menerapkan Peninjauan Investasi Asing Secara Kasus-per-Kasus

Vivoda menekankan bahwa kasus ini menunjukkan model tata kelola Australia yang menangani keseimbangan antara prinsip pasar bebas dan keamanan rantai pasokan sumber daya strategis. Pemerintah Australia tidak menerapkan larangan menyeluruh terhadap investasi Tiongkok di industri tanah jarang Australia, tetapi justru memerintahkan pemegang saham yang asal kepemilikannya tidak jelas untuk melepas atau membatasi hak pemegang saham.

Otoritas Canberra berfokus memastikan transparansi sumber kepemilikan korporat. Foreign Investment Review Board (FIRB) Australia melakukan peninjauan kasus-per-kasus, sehingga memungkinkan sebagian besar investasi asing untuk tetap berjalan. Untuk investor atau transaksi yang dinilai berpotensi menimbulkan kekhawatiran kepentingan nasional atau keamanan nasional, otoritas menerapkan pengawasan yang lebih ketat. Pejabat menegaskan ini adalah kerangka kerja tata kelola yang tepat dan tidak diskriminatif.

Vivoda menyatakan ketidakpatuhan berkelanjutan oleh pemegang saham Northern Minerals merupakan ujian besar bagi model Australia, untuk melihat apakah Canberra dapat menyeimbangkan prinsip ekonomi terbuka dengan keamanan rantai pasokan sumber daya strategis.

FAQ

Tindakan apa yang dilakukan Bendahara Australia Jim Chalmers terhadap pemegang saham Northern Minerals?

Jim Chalmers mengeluarkan perintah pada April dan Mei yang mewajibkan pemegang saham melepas kepemilikan mereka di Northern Minerals. Saat sebagian besar pemegang saham tidak mematuhi hingga Juli, Chalmers mengeluarkan perintah tambahan yang melarang mereka menggunakan hak suara dan hak-hak istimewa pemegang saham pada pertemuan umum di masa depan.

Mengapa Australia menganggap Northern Minerals penting secara strategis?

Northern Minerals mengoperasikan proyek Browns Range di Australia Barat, memproduksi unsur tanah jarang berat termasuk disprosium dan terbium. Bahan-bahan ini krusial untuk magnet berkinerja tinggi yang digunakan pada motor listrik, turbin angin, drone, senjata, pesawat, dan aplikasi industri serta pertahanan lainnya.

Bagaimana Australia meninjau investasi asing di industri strategis?

Foreign Investment Review Board Australia melakukan peninjauan kasus-per-kasus, mengizinkan sebagian besar investasi asing untuk tetap berjalan sambil menerapkan pengawasan yang lebih ketat untuk transaksi yang dinilai berpotensi menimbulkan kekhawatiran kepentingan nasional atau keamanan nasional. Pemerintah menekankan ini adalah kerangka kerja tata kelola yang tidak diskriminatif yang menjaga transparansi kepemilikan korporat.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar