Nvidia, Marvell, SanDisk, SK Hynix, dan saham-saham semikonduktor lainnya turun antara 2% dan 8% pada perdagangan pagi Kamis, sementara ETF SOXL turun lebih dari 10% dan ETF SOXX turun lebih dari 3%. Ben Reitzes, Kepala Penelitian Teknologi di Melius, mengaitkan penurunan itu dengan investor yang beralih ke aset yang lebih aman di tengah ketegangan terkait perang di Iran selama wawancara CNBC. Reitzes menjelaskan bahwa harga minyak yang lebih tinggi akibat potensi gangguan pasokan dari Selat Hormuz dapat memicu inflasi, mendorong bank sentral menaikkan suku bunga, dan meningkatkan biaya input semikonduktor, meski ia menggambarkan peralihan tersebut sebagai sementara. Risiko geopolitik semakin memengaruhi kinerja sektor teknologi karena konflik berdampak pada pasar komoditas dan kestabilan rantai pasokan.
Reitzes Mengaitkan Ketegangan Perang Iran dengan Kekhawatiran Biaya Input Semikonduktor
Reitzes mengatakan bahwa jika harga minyak mentah naik karena gangguan pasokan dari siaga Selat Hormuz antara AS dan Iran, hal itu dapat memberi tekanan pada bank sentral untuk menaikkan suku bunga guna menahan inflasi, sehingga biaya input meningkat. Ia menyoroti kekhawatiran tentang helium dan LNG yang memengaruhi biaya listrik, yang dapat berdampak pada rantai pasokan. Reitzes memperingatkan bahwa masih terlalu dini untuk menilai bagaimana perang Iran bisa memengaruhi biaya input di seluruh industri semikonduktor. Komentarnya muncul di tengah aksi mogok oleh AS dan Iran setelah penghentian gencatan senjata antara dua negara tersebut minggu lalu.
Reitzes meremehkan kekhawatiran bahwa saham AI dan chip dinilai terlalu mahal, dengan menyatakan bahwa perdagangan AI masih berjalan sesuai rencana. “Beberapa minggu lalu, kami masih berada di jalur itu, dan saya tidak berpikir ada yang benar-benar berubah,” katanya. Indeks Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi turun hampir 1% pada saat penulisan. Invesco QQQ Trust naik 27% dalam 12 bulan terakhir, sementara iShares U.S. Technology ETF naik 38%.
Rencana Capex Hyperscaler Tetap Fokus Menjelang Kenaikan Pendapatan Big Tech
Reitzes mengatakan bahwa ia menantikan rencana belanja modal (capex) mendatang dari perusahaan Big Tech dan hyperscaler untuk mendapatkan petunjuk ke mana saham chip bisa melaju berikutnya. Alphabet, Intel, Microsoft, Meta Platforms, Apple, Amazon, dan raksasa teknologi lainnya dijadwalkan melaporkan hasil kuartalan terbaru mereka dalam dua minggu ke depan. “Saya pikir ketika Anda melihat fundamental keluar untuk hyperscaler, Anda akan melihat peningkatan capex, bukan penurunan,” kata Reitzes. Ia menambahkan bahwa ia tidak percaya ada hyperscaler yang ingin menyerah pada AI, dan akibatnya, ia tidak memperkirakan ada perusahaan di segmen ini yang memangkas rencana capex.
FAQ
Apa yang menyebabkan saham chip turun pada Kamis?
Saham chip termasuk Nvidia, Marvell, SanDisk, dan SK Hynix turun antara 2% dan 8% pada perdagangan pagi Kamis. Ben Reitzes mengaitkan penurunan itu dengan investor yang beralih ke aset yang lebih aman di tengah ketegangan terkait perang di Iran, dengan kekhawatiran bahwa kenaikan harga minyak dari gangguan pasokan Selat Hormuz dapat memicu inflasi dan menaikkan biaya input semikonduktor.
Bagaimana perang Iran dapat memengaruhi biaya input semikonduktor?
Reitzes menjelaskan bahwa jika harga minyak mentah naik akibat gangguan pasokan dari siaga Selat Hormuz, hal itu dapat memberi tekanan pada bank sentral untuk menaikkan suku bunga guna menahan inflasi, sehingga biaya input meningkat. Ia juga menyoroti kekhawatiran tentang helium dan LNG yang memengaruhi biaya listrik, yang dapat berdampak pada rantai pasokan semikonduktor, meski ia memperingatkan bahwa masih terlalu dini untuk menilai dampak penuh.
Apa yang diperkirakan analis dari laporan pendapatan Big Tech yang akan datang?
Reitzes mengatakan bahwa ia menantikan rencana belanja modal dari perusahaan Big Tech dan hyperscaler yang dijadwalkan melaporkan dalam dua minggu ke depan, termasuk Alphabet, Intel, Microsoft, Meta Platforms, Apple, dan Amazon. Ia menyatakan bahwa ia mengharapkan untuk melihat peningkatan capex, bukan penurunan, serta ia tidak percaya ada hyperscaler yang akan menyerah pada AI atau memangkas rencana capex.