E-Mart Menghadapi Pemeriksaan Perkiraan Penjualan Setelah Kontroversi Starbucks

E-Mart2,76%

E-Mart menghadapi sorotan pasar terkait kemungkinan penyesuaian atas prakiraan penjualan tahun 2026 setelah kontroversi Starbucks Korea. Raksasa ritel itu semula memproyeksikan penjualan konsolidasian sebesar 29,3 triliun won untuk 2026 pada bulan Februari, namun krisis tak terduga yang melibatkan anak perusahaannya, SCK Company, memicu penurunan peringkat oleh analis. Kontroversi meletus ketika Starbucks Korea memakai slogan dalam acara tumbler pada 15-26 Mei yang dinilai menghina peristiwa Gerakan Demokratisasi 18 Mei dan kasus penyiksaan Park Jong-chul tahun 1987, sehingga memicu reaksi publik terhadap E-Mart. E-Mart memiliki saham 67,5% di SCK Company, yang menjalankan Starbucks Korea, sehingga kinerja anak perusahaan tersebut berdampak langsung pada hasil konsolidasian perusahaan induk.

E-Mart Mencatat Laba Operasional Tertinggi 14 Tahun pada Kuartal I 2026

E-Mart melaporkan penjualan konsolidasian Kuartal I 2026 sebesar 7,1234 triliun won, turun 1,3% year-over-year, menurut sumber industri. Laba operasional mencapai 178,3 miliar won, naik 11,9% dibanding periode yang sama tahun lalu. Angka laba operasional itu menjadi kinerja kuartal pertama tertinggi E-Mart sejak 2012, sekaligus mencatat rekor 14 tahun untuk periode tersebut.

Kontroversi Starbucks Korea Memicu Gelombang Penolakan Publik pada Mei

Starbucks Korea menggelar acara tumbler dari 15 hingga 26 Mei, di mana perusahaan menggunakan frasa termasuk "Tank Day" dan "Tak on the Desk" pada 18 Mei. Ungkapan-ungkapan ini dikritik karena diduga mengejek Gerakan Demokratisasi 18 Mei dan kasus kematian akibat penyiksaan Park Jong-chul tahun 1987. Ketua Grup Shinsegae, Chung Yong-jin, memecat CEO SCK Company Son Jung-hyun dan meminta maaf secara publik sebagai respons, tetapi kemarahan publik tidak cepat mereda.

Hanwha Investment Securities Memprakirakan Rugi SCK Company pada Kuartal II 2026

Hanwha Investment Securities memproyeksikan SCK Company akan membukukan penjualan Kuartal II 2026 sebesar 653,7 miliar won, turun 18% year-over-year, dengan rugi operasional 13,1 miliar won. Status SCK Company sebagai anak perusahaan E-Mart yang kunci berarti fluktuasi kinerjanya berdampak langsung pada hasil konsolidasian perusahaan induk. Sisa 32,5% saham SCK Company dimiliki oleh afiliasi dari dana kekayaan negara Singapura, GIC.

Perusahaan Sekuritas Menurunkan Estimasi Penjualan E-Mart 2026

Yonhap Infomax menghimpun prakiraan laba terbaru dari enam perusahaan sekuritas domestik besar yang diterbitkan dalam sebulan terakhir, menunjukkan penjualan konsolidasian 2026 E-Mart diproyeksikan sebesar 28,9999 triliun won. Ini berarti penurunan dari 30,3778 triliun won yang diproyeksikan tiga bulan lalu dan 29,1175 triliun won yang diproyeksikan satu bulan lalu. Revisi ke bawah mencerminkan penilaian ulang analis setelah kontroversi Starbucks.

E-Mart Mengadakan Sesi Edukasi Karyawan sebagai Respons

Eksekutif E-Mart dan staf kantor pusat Starbucks menerima edukasi mengenai kesadaran sejarah dan sensitivitas sosial di pusat pelatihan perusahaan Shinsegae Namsan pada tanggal 17 bulan lalu. Pada tanggal 22 di bulan yang sama, semua toko Starbucks di seluruh negeri menutup lebih awal agar karyawan menonton video edukasi. Langkah-langkah ini merupakan upaya perusahaan untuk menanggapi kekhawatiran konsumen dan membangun kembali kepercayaan publik.

FAQ

Berapa prakiraan penjualan 2026 awal E-Mart?
E-Mart memproyeksikan penjualan konsolidasian sebesar 29,3 triliun won untuk 2026 pada Februari, sebelum kontroversi Starbucks Korea muncul.

Mengapa Starbucks Korea mendapat reaksi penolakan publik pada Mei?
Starbucks Korea menggunakan frasa termasuk "Tank Day" dan "Tak on the Desk" pada 18 Mei dalam acara tumbler 15-26 Mei, yang dikritik karena diduga mengejek Gerakan Demokratisasi 18 Mei dan kasus kematian akibat penyiksaan Park Jong-chul tahun 1987.

Berapa konsensus perusahaan sekuritas untuk penjualan 2026 E-Mart saat ini?
Enam perusahaan sekuritas domestik besar memproyeksikan E-Mart meraih penjualan konsolidasian 2026 sebesar 28,9999 triliun won, turun dari prakiraan sebelumnya 30,3778 triliun won tiga bulan lalu dan 29,1175 triliun won satu bulan lalu.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar