Menurut kantor lapangan FBI di Louisville, penipu yang menyamar sebagai polisi dan pejabat pemerintah menekan warga Kentucky dengan ancaman surat perintah penangkapan atau masalah kewajiban menjadi juri, serta menuntut pembayaran kripto segera melalui ATM, transfer kawat, atau kartu prabayar. Skema ini menggunakan nomor telepon yang dipalsukan (spoofing), suara yang dibangkitkan AI, dan dokumen palsu untuk menciptakan rasa urgensi.
Pada 2025, FBI’s Internet Crime Complaint Center (IC3) menerima 39.949 pengaduan penipuan penyamaran pejabat pemerintah di seluruh AS dengan kerugian korban melebihi $833 juta. Kentucky melaporkan 475 pengaduan dan kerugian melebihi $3,15 juta. FBI menasihati korban untuk menutup telepon, menghubungi institusi keuangan mereka, melaporkan kejadian tersebut ke polisi setempat atau IC3, serta menghindari taktik tekanan yang menuntut pembayaran segera.