Proyek HSBC: Saham AS dengan Pertumbuhan Laba Terkuat pada Kuartal II sejak Era Pasca-Pandemi

XLE0,27%
XLK0,25%
SOXX-0,03%
MSFT0,15%
GOOGL-0,50%

HSBC Global Investment Research memproyeksikan pertumbuhan laba per saham (EPS) perusahaan AS pada kuartal kedua akan menandai lintasan terkuat sejak ledakan pascapandemi. Perusahaan investasi tersebut mengaitkan momentum ini dengan kekuatan yang terkonsentrasi pada perusahaan mega-cap, bukan ekspansi pasar yang luas. Nicole Inui, kepala strategi ekuitas untuk kawasan Amerika di HSBC Global Investment Research, menyatakan bahwa pertumbuhan tersebut berakar pada sektor-sektor yang secara fundamental kuat, termasuk energi, teknologi, dan industri, didukung oleh tingginya permintaan fundamental serta ekspektasi pendapatan investor yang meningkat pada saham teknologi yang berfokus pada AI.

Sektor Energi dan Teknologi Memimpin Kenaikan Laba Berbasis Dua Digit

HSBC memperkirakan sektor energi—termasuk XLE, VDE, dan XOP—serta sektor teknologi informasi—termasuk VGT, XLK, dan SOXX—akan memimpin pertumbuhan laba dengan kenaikan dua hingga tiga digit. Sektor teknologi akan tetap menjadi penggerak utama ekspansi laba rekor pasar, didukung oleh pertumbuhan komputasi awan yang kuat dan komitmen belanja menuju infrastruktur kecerdasan buatan. Analis pasar secara historis merevisi proyeksi EPS perusahaan sebelum siklus pelaporan kuartalan, tetapi estimasi konsensus pada beberapa minggu menjelang peluncuran laba cenderung dipengaruhi oleh tingginya permintaan fundamental dan meningkatnya ekspektasi pendapatan pada saham teknologi yang berfokus pada AI.

Microsoft dan Alphabet Melaporkan Pertumbuhan Pendapatan Kuartal I 2025 yang Kuat

Microsoft Corp. (MSFT) melaporkan pendapatan Q1 2025 sebesar $77,7 miliar, yang berarti naik 18% year-over-year. Laba per saham GAAP terdilusi perusahaan mencapai $3,72, sangat didukung oleh lonjakan pendapatan 40% di bisnis Azure dan layanan cloud. Alphabet Inc. (GOOGL) mengumumkan pendapatan gabungan Q1 2025 sebesar $109,9 miliar, menandai kenaikan 22% year-over-year. Kinerja serupa juga terlihat pada perusahaan Magnificent Seven, pembuat chip, dan produsen memori, menurut laporan HSBC yang diterbitkan oleh Seeking Alpha.

ETF SPY, QQQ, dan DIA Bukukan Kenaikan Year-to-Date

Sentimen ritel di Stocktwits untuk SPY, QQQ, dan DIA berada di antara zona “sangat bullish” dan “netral” dengan volume pesan “normal” hingga “tinggi”. ETF SPY, QQQ, dan DIA masing-masing telah naik 9,7%, 17%, dan 8% year-to-date.

FAQ

Apa yang diproyeksikan HSBC untuk pertumbuhan laba kuartal kedua perusahaan AS?

HSBC Global Investment Research memproyeksikan pertumbuhan laba per saham (EPS) perusahaan AS pada kuartal kedua akan menandai lintasan terkuat sejak ledakan pascapandemi, dengan fokus pada perusahaan mega-cap di sektor energi, teknologi, dan industri.

Bagaimana kinerja Microsoft dan Alphabet pada Q1 2025?

Microsoft melaporkan pendapatan Q1 2025 sebesar $77,7 miliar dengan kenaikan 18% year-over-year dan EPS GAAP terdilusi sebesar $3,72, didukung oleh lonjakan pendapatan 40% di Azure dan layanan cloud. Alphabet mengumumkan pendapatan Q1 2025 sebesar $109,9 miliar, naik 22% year-over-year.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar