Iran mengajukan gencatan senjata 10 hari kepada Amerika Serikat, kata The Jerusalem Post pada tanggal 21 (waktu setempat). Usulan itu muncul saat serangan udara AS terus meningkat dan Presiden Donald Trump mempertimbangkan untuk melanjutkan operasi militer skala penuh terhadap Iran. Amerika Serikat dan Iran telah terlibat konflik bersenjata selama sepuluh hari untuk memperebutkan kendali Selat Hormuz, dengan kedua negara menyatakan bahwa memorandum kesepahaman (MOU) mereka sebelumnya tidak berlaku.
Iran Mengusulkan Gencatan Senjata 10 Hari Lewat Perantara
The Jerusalem Post mengutip dua sumber yang mengetahui negosiasi, yang mengatakan bahwa perantara termasuk Qatar, Mesir, Oman, dan Pakistan menyampaikan usulan gencatan senjata 10 hari kepada Amerika Serikat. Tujuan yang disebutkan dari gencatan senjata adalah mencari solusi terkait Selat Hormuz. Koran itu menilai bahwa "fakta bahwa Iran mengusulkan inisiatif ini menunjukkan betapa putus asanya Iran mencari gencatan senjata saat serangan udara AS terus meluas dan Presiden Donald Trump mempertimbangkan untuk melanjutkan operasi militer skala penuh terhadap Iran."
Presiden AS Trump (kiri) dan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
Administrasi AS Menuntut Gencatan Senjata Lebih Lama
The Jerusalem Post melaporkan bahwa Amerika Serikat saat ini menuntut gencatan senjata yang lebih lama pada tahap ini. Menurut koran tersebut, "AS bersikeras bahwa setidaknya harus ada kesepakatan minimum mengenai kebebasan navigasi di Selat Hormuz sebelum gencatan senjata berlaku, dan rincian sisanya harus dimuktahirkan selama periode gencatan senjata 10 hari yang diusulkan." Sebagian pihak di dalam pemerintahan Trump menggambarkan usulan gencatan senjata 10 hari Iran sebagai "absurd" dan "tidak masuk akal," demikian laporan koran tersebut.
Seorang pejabat AS mengatakan kepada koran itu bahwa Presiden Trump berfokus untuk membuat Iran "membayar harga" atas pelanggaran MOU dan atas kematian personel militer AS. Pejabat itu mengatakan, "Presiden juga akan memastikan Iran membayar harga atas kematian terbaru personel militer AS. Serangan yang menghancurkan ini akan terus berlanjut sampai presiden mengambil keputusan lain, tetapi dialog antara kedua negara tetap berlangsung."
Perantara Mengusulkan Solusi Koridor Tengah
Koran itu menjelaskan bahwa perantara mengusulkan untuk membuat jalur navigasi terpisah—a "koridor tengah"—antara perairan yang dikendalikan Oman dan perairan yang dikendalikan Iran agar kapal-kapal dagang dapat melintas dengan aman. Usulan ini bertujuan menyediakan mekanisme praktis untuk mempertahankan operasi pengiriman komersial selama kebuntuan yang sedang berlangsung terkait hak pengelolaan Selat Hormuz.
FAQ
Apa yang diusulkan Iran kepada Amerika Serikat pada tanggal 21?
Iran mengusulkan gencatan senjata 10 hari kepada Amerika Serikat melalui perantara termasuk Qatar, Mesir, Oman, dan Pakistan, menurut laporan The Jerusalem Post pada tanggal 21 (waktu setempat). Usulan gencatan senjata itu bertujuan mencari solusi bagi situasi di Selat Hormuz.
Mengapa pemerintahan Trump menolak usulan gencatan senjata 10 hari Iran?
The Jerusalem Post melaporkan bahwa AS menuntut gencatan senjata yang lebih lama dan bersikeras bahwa setidaknya harus ada kesepakatan minimum mengenai kebebasan navigasi di Selat Hormuz sebelum gencatan senjata apa pun berlaku. Sebagian pejabat pemerintahan Trump menggambarkan usulan 10 hari tersebut sebagai "absurd" dan "tidak masuk akal."
Apa solusi koridor tengah yang diusulkan perantara?
Menurut laporan The Jerusalem Post, perantara mengusulkan pembuatan jalur navigasi terpisah antara perairan yang dikendalikan Oman dan perairan yang dikendalikan Iran agar kapal-kapal dagang dapat melintas dengan aman melalui wilayah tersebut.