Park Jin-young, pemegang saham terbesar JYP Entertainment dan Chief Creative Officer, merekomendasikan pembelian saham JYP pada 19 November 2023, saat tampil di YouTube dalam acara 'Shuka World,' sambil mendesak penonton untuk berinvestasi dengan horizon 3 sampai 5 tahun. Sejak itu, saham JYP Entertainment telah jatuh ke sekitar setengah dari nilai saat rekomendasinya, turun dari kisaran 90.000 won Korea (KRW) menjadi 46.650 KRW pada 16 Mei. Park menekankan investasi jangka panjang ketimbang keuntungan jangka pendek, dengan mengatakan investor harus melihat ke depan 3 sampai 5 tahun, bukan 1 tahun, yang bertentangan dengan penurunan tajam yang terjadi setelahnya. Kejatuhan harga saham terjadi meski Park menyatakan bahwa waktu pembelian ideal jika menggunakan dana cadangan, sehingga investor yang mengikuti sarannya menghadapi kerugian besar. Penurunan saham JYP Entertainment meniru melemahnya sektor hiburan di Korea Selatan secara lebih luas, di mana perusahaan-perusahaan besar secara kolektif kehilangan lebih dari 8 triliun KRW dalam nilai kapitalisasi pasar.
Park Jin-young tampil di kanal YouTube 'Shuka World' pada 19 November 2023, dan mengatakan, "Sekaranglah waktunya. Jika Anda benar-benar punya uang cadangan, saya pasti akan membeli saham perusahaan kami." Ia menambahkan, "Jangan lihat satu tahun kemudian, tetapi belilah dengan melihat tiga tahun, lima tahun kemudian." Komentar tersebut diartikan sebagai upaya memposisikan penurunan harga saham sebagai peluang beli jangka menengah–panjang, bukan faktor negatif jangka pendek. Saat rekomendasinya, saham JYP Entertainment diperdagangkan di kisaran 90.000 KRW, turun dari kisaran puncak sebelumnya di atas 140.000 KRW.
Saham JYP Entertainment mencatat 46.650 KRW pada 16 Mei, yang menunjukkan penurunan menjadi sekitar setengah dari tingkat harga saat Park Jin-young membuat rekomendasi pembeliannya. Harga saham turun dari kisaran 90.000 KRW pada saat kemunculan YouTube Park di November 2023 ke kisaran 40.000 KRW. Investor yang membeli saham berdasarkan rekomendasi Park mengalami kerugian, karena harga saham turun lebih jauh alih-alih pulih selama hampir 3 tahun. Nilai kepemilikan Park turun lebih dari 100 miliar KRW selama periode penurunan ini. Setelah rekomendasi publiknya, peringkat nomor satu Billboard grup Stray Kids sempat mendorong harga saham JYP Entertainment, sementara analis sekuritas mencatat bahwa pernyataan strong buy Park sebagian besar juga dipengaruhi oleh pergerakan harga saat itu.
Park Jin-young membeli saham treasuri JYP Entertainment senilai 5 miliar KRW di bursa setelah rekomendasi pada November 2023. Pembelian ini meningkatkan rasio kepemilikannya dari 15,22% menjadi 15,37%. Penurunan tajam harga saham setelahnya membuat Park menanggung kerugian perkiraan ratusan miliar KRW dalam valuasi atas pembelian tersebut. Park adalah pemegang saham terbesar JYP Entertainment dan menjabat sebagai COO (Chief Creative Officer).
Kelemahan saham hiburan meluas di luar JYP Entertainment, dengan kapitalisasi pasar perusahaan-perusahaan hiburan besar turun lebih dari 8 triliun KRW. Saham Hybe, SM Entertainment, dan YG Entertainment anjlok sekitar 40% dibanding awal tahun. Ini berbeda dengan indeks KOSPI yang naik 61,9% selama periode yang sama. Penurunan saham hiburan melampaui penurunan indeks KOSDAQ sebesar 14,4%, yang menunjukkan kelemahan spesifik sektor, bukan tren pasar yang lebih luas.
Apa yang dikatakan Park Jin-young tentang saham JYP Entertainment pada November 2023?
Park Jin-young menyatakan pada 19 November 2023, saat tampil di YouTube 'Shuka World', bahwa, "Sekaranglah waktunya. Jika Anda benar-benar punya uang cadangan, saya pasti akan membeli saham perusahaan kami," dan menyarankan investor untuk "melihat 3 tahun, 5 tahun kemudian" alih-alih melihat ke depan 1 tahun.
Seberapa banyak saham JYP Entertainment turun sejak rekomendasi Park Jin-young?
Saham JYP Entertainment turun dari kisaran 90.000 KRW pada saat rekomendasi Park Jin-young pada 19 November 2023 menjadi 46.650 KRW pada 16 Mei, yang mewakili penurunan sekitar 50% menjadi setengah dari level harga awal.
Bagaimana kinerja sektor hiburan Korea yang lebih luas dibandingkan saham JYP Entertainment?
Perusahaan hiburan besar secara kolektif kehilangan lebih dari 8 triliun KRW dalam kapitalisasi pasar, dengan saham Hybe, SM Entertainment, dan YG Entertainment turun sekitar 40% dibanding awal tahun, sementara indeks KOSPI naik 61,9% selama periode yang sama.
Berita Terkait
Saham Hiburan Korea Menghadapi Pemotongan Harga Target di Tengah Biaya yang Meningkat
Pencatatan Anak Usaha LS Group Terblokir oleh Aturan Pencatatan Ganda Korea
Saham Hiburan Korea Kehilangan 8 Triliun Won dalam Kapitalisasi Pasar Tahun Ini
Saham Korea: Setoran Investor Turun 28 triliun won saat Pembelian Melonjak