Saham Korea Volume Perdagangan Turun 35,9% di Tengah Aksi Penarikan Investor

Volume perdagangan saham Korea dan setoran investor menurun karena investor individu mengurangi posisi di tengah kondisi eksternal yang kurang menguntungkan. Pada 20 Juli, volume perdagangan pasar KOSPI tercatat 33,2087 triliun won, turun 35,9% dari 51,8114 triliun won pada 1 Juli, menurut data Korea Exchange. Penurunan ini dipicu kekhawatiran terkait profitabilitas AI dan ketidakpastian perang di Timur Tengah yang memicu sentimen risk-averse, dengan munculnya penjualan untuk cut loss saat psikologi investor melemah, menurut Lee Kyung-min, Direktur Riset FICC di Daishin Securities. Analis pasar memperkirakan volatilitas berlanjut seiring memburuknya kondisi pasokan-permintaan domestik bersamaan dengan lingkungan eksternal yang tidak menguntungkan, termasuk lemahnya sektor semikonduktor.

Volume Perdagangan KOSPI Turun 35,9% dari 1 Juli ke 20 Juli

Volume perdagangan pasar KOSPI pada 20 Juli mencapai 33,2087 triliun won, yang mencerminkan penurunan 35,9% dari 51,8114 triliun won pada 1 Juli, menurut Korea Exchange. Volume perdagangan sempat melampaui 92 triliun won pada Mei, tetapi belakangan menyusut ke kisaran 30 triliun won. Penurunan ini mencerminkan berkurangnya fundamental pasokan-permintaan, bukan sekadar pergerakan harga, karena volume perdagangan mencapai 51,012 triliun won pada 27 April saat indeks KOSPI berada di level yang serupa (ditutup pada 6615,03).

Setoran Investor Turun hingga 108 Triliun Won pada 16 Juli

Setoran investor, yang mewakili dana siaga untuk pembelian, turun menjadi 108,0819 triliun won per 16 Juli, menurut Korea Financial Investment Association. Setoran sempat mendekati 140 triliun won bulan lalu sebelum turun menjadi 120,0837 triliun won pada 1 Juli, dan tren penurunan berlanjut setelahnya.

Investor Individu Mengurangi Pembelian Bersih dan Perdagangan Berbasis Kredit

Pembelian bersih investor individu melemah belakangan setelah sebelumnya mendukung pasar. Dari 13 Juli hingga 20 Juli, pembelian bersih investor individu total 1,293 triliun won, turun dari 3,6748 triliun won pada pekan sebelumnya (6–10 Juli). Saldo perdagangan kredit pada 16 Juli berada di 33,3624 triliun won, turun 10,65% dari 37,3393 triliun won pada 1 Juli.

Lee Kyung-min menyatakan bahwa penurunan saham semikonduktor di pasar AS dan meningkatnya ketegangan militer AS–Iran memperkuat sentimen risk-averse, dengan penjualan untuk cut loss muncul saat psikologi investor individu melemah.

Analis Menekankan Kembalinya Investor Asing sebagai Faktor Utama

Para ahli industri investasi keuangan menilai kembalinya investor asing sebagai hal yang kritis mengingat kesenjangan pasokan-permintaan yang melebar, karena investor individu sebelumnya menyerap penjualan dari pihak asing sambil mendorong kenaikan indeks KOSPI. Kim Sung-no, peneliti di BNK Investment Securities, menyatakan bahwa variabel yang menentukan arah perdagangan investor asing adalah Samsung Electronics dan SK Hynix, seraya mencatat tingkat kepemilikan asing mencapai level rata-rata untuk SK Hynix dan level terendah secara historis untuk Samsung Electronics. Per 16 Juli, tingkat kepemilikan asing masing-masing berada di 46,6% untuk Samsung Electronics dan 52,44% untuk SK Hynix.

Kim Dae-jun, peneliti di Korea Investment Securities, menyatakan bahwa dengan kondisi eksternal yang tidak mendukung pasar dan pasokan-permintaan internal yang lebih lemah dibanding sebelumnya, peluang terjadinya perubahan tren pasokan-permintaan yang positif masih rendah dalam waktu dekat, sehingga diperlukan respons yang bersifat defensif. Lee Sang-yeon, peneliti di Shinyoung Securities, menyatakan bahwa setoran investor berfungsi lebih sebagai indikator yang bersamaan ketimbang indikator utama, seraya mencatat bahwa deposito permintaan sebagai dana siaga lain mempertahankan tren pertumbuhan dengan potensi dana yang cukup untuk aliran masuk ke pasar ketika selera risiko menguat.

Kim Dae-jun menyarankan untuk fokus pada perbaikan laba kuartal kedua, dengan menyatakan bahwa diversifikasi strategi ke sektor-sektor yang mampu mempertahankan profit diperlukan dalam waktu dekat.

FAQ

Q: Apa yang menyebabkan volume perdagangan pasar saham Korea turun pada 20 Juli?
A: Volume perdagangan pasar KOSPI pada 20 Juli mencatat 33,2087 triliun won, turun 35,9% dari 51,8114 triliun won pada 1 Juli, menurut data Korea Exchange. Penurunan tersebut diakibatkan oleh kekhawatiran profitabilitas AI, ketidakpastian perang di Timur Tengah, dan lemahnya sektor semikonduktor yang memicu sentimen risk-averse serta penjualan untuk cut loss saat psikologi investor individu melemah.

Q: Seberapa banyak setoran investor turun per 16 Juli?
A: Setoran investor turun menjadi 108,0819 triliun won per 16 Juli, menurut Korea Financial Investment Association. Setoran sempat mendekati 140 triliun won bulan lalu sebelum turun menjadi 120,0837 triliun won pada 1 Juli, dan tren penurunan berlanjut setelahnya.

Q: Berapa tingkat kepemilikan asing untuk Samsung Electronics dan SK Hynix?
A: Per 16 Juli, tingkat kepemilikan asing berada di 46,6% untuk Samsung Electronics dan 52,44% untuk SK Hynix, menurut Kim Sung-no, peneliti di BNK Investment Securities, yang mencatat bahwa tingkat tersebut mencapai level terendah secara historis untuk Samsung Electronics dan level rata-rata untuk SK Hynix.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar