Menurut Bursa Efek Korea, indeks KOSPI turun menjadi 7.200 poin dalam beberapa hari terakhir dari lebih dari 9.000 bulan lalu, sehingga memicu penarikan aktivitas investasi individu. Setoran investor ritel tercatat sebesar 107,1 triliun won per 10 Juli, turun sekitar 20 triliun won dalam sebulan, sementara nilai beli bersih saham anjlok 80,7% dari 54,5 triliun won pada Juni menjadi 10,5 triliun won bulan ini.
Para private banker di perusahaan sekuritas besar Korea Selatan melaporkan penurunan tajam pada arus masuk klien baru dan meningkatnya kelelahan volatilitas di kalangan investor beraset tinggi. Mereka kini meninjau strategi investasi dan mencari alternatif dengan volatilitas lebih rendah seperti dana long-short dan produk terstruktur.