Menurut Bloomberg, Polymarket mengajukan permohonan lisensi futures commission merchant (FCM) pada 3 Juli, dengan tujuan memperoleh persetujuan regulasi untuk menawarkan perdagangan margin kepada pelanggan di AS. Lisensi FCM akan memungkinkan platform pasar prediksi tersebut beroperasi lebih seperti pialang futures tradisional, dengan menangani pesanan dan dana pelanggan untuk perdagangan derivatif.
Pengajuan ini menandai langkah lain dalam ekspansi Polymarket yang teregulasi di AS. Perusahaan tersebut menerima persetujuan CFTC pada November untuk mengoperasikan platform perdagangan intermediated yang diatur secara federal, setelah denda CFTC sebesar 1,4 juta dolar AS pada 2022 karena mengoperasikan platform kontrak acara yang tidak terdaftar.