Investor ritel di Korea Selatan membeli saham SK Hynix senilai 8 triliun won dan saham Samsung Electronics senilai 4,6 triliun won hingga 23 Juli, menurut Analisis Data Perdagangan oleh Korea Economic TV. Aksi beli besar itu terjadi saat penyiar Choi Hwa-jeong mengungkapkan melalui kanal YouTube “Study King Real Genius Hong Jin-kyung” bahwa dia menjual seluruh kepemilikan kedua sahamnya pada harga puncak terbaru. Perilaku yang berlawanan ini mencerminkan ketidakpastian atas permintaan semikonduktor AI di tengah sinyal yang beragam dari bank investasi global, bersama diagnosis bahwa penyesuaian semikonduktor AI sudah mendekati penyelesaian, serta meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang memengaruhi sentimen pasar.
Investor Ritel Membeli 12,6 Triliun Won Saham Semikonduktor pada Juli
Analisis Korea Economic TV mengenai pola perdagangan menunjukkan bahwa investor ritel membeli saham SK Hynix senilai 8 triliun won dan saham Samsung Electronics senilai 4,6 triliun won sejak awal Juli hingga 23 Juli. SK Hynix menjadi saham yang paling banyak dibeli investor ritel selama periode ini, diikuti Samsung Electronics di posisi kedua.
Pengungkapan Choi Hwa-jeong bahwa dia menjual seluruh kepemilikan saham Samsung Electronics dan SK Hynix pada harga puncak terbaru memicu reaksi yang menyebutnya sebagai “pakar tersembunyi” di kalangan investor. Pengalaman investasinya mendapat perhatian karena dibagikan pada masa ketika investor memperdebatkan apakah mempertahankan strategi “buy and hold” atau menerapkan pendekatan “sell and re-enter” di tengah meningkatnya volatilitas.
Investor Asing Menjual 8 Triliun Won Saham yang Sama pada Periode yang Sama
Investor asing menjual masing-masing saham Samsung Electronics dan SK Hynix senilai 4 triliun won selama periode yang sama hingga 23 Juli, dengan catatan dua posisi teratas untuk penjualan bersih. Ini menunjukkan perilaku perdagangan yang berlawanan dibandingkan investor ritel.
Pada 24 Juli, Samsung Electronics turun setelah empat hari perdagangan, sementara SK Hynix bergantian antara kenaikan dan penurunan secara harian sepanjang pekan. Saham memperlihatkan pergerakan yang sulit diprediksi di tengah meningkatnya volatilitas pasar.
Bank Investasi Global Mengeluarkan Penilaian Semikonduktor AI
UBS dan Morgan Stanley mengeluarkan penilaian yang menyatakan koreksi semikonduktor AI sudah mendekati tahap akhir. Kekhawatiran pasar bercampur: kekhawatiran bahwa perusahaan teknologi besar mengurangi investasi infrastruktur AI dapat menyusutkan permintaan semikonduktor, namun seiring diagnosis bahwa penyesuaian semikonduktor AI sudah mendekati penyelesaian.
Seo Sang-young, direktur pelaksana di Mirae Asset Securities, menyatakan: “Sejak akhir tahun lalu, pasar menilai harga saham berdasarkan kapan dana investasi dapat dipulihkan, bukan berdasarkan seberapa besar yang diinvestasikan. Kecepatan arus kas keluar dipercepat lebih cepat dari perkiraan, sehingga memperluas ketidakpastian mengenai waktu monetisasi yang dapat membenarkan valuasi tinggi.”
Han Ji-young, peneliti di Kiwoom Securities, mengidentifikasi pasokan dari investor asing sebagai variabel setelah mereka memimpin koreksi semikonduktor dengan melepas volume besar. Han menilai probabilitas meningkat bahwa pengambilan keuntungan dan pengurangan bobot di pasar saham Korea yang berfokus pada semikonduktor telah memasuki tahap “akhir”.
Kabar berulang tentang konflik yang meningkat di Timur Tengah turut membuat sentimen investor kesulitan menemukan stabilitas.
FAQ
Berapa banyak investor ritel membeli saham Samsung Electronics dan SK Hynix hingga 23 Juli?
Investor ritel membeli saham Samsung Electronics senilai 4,6 triliun won dan saham SK Hynix senilai 8 triliun won dari awal Juli hingga 23 Juli, menurut Analisis Data Perdagangan Korea Economic TV.
Apa yang dilakukan investor asing terhadap saham Samsung Electronics dan SK Hynix selama periode yang sama?
Investor asing menjual masing-masing saham Samsung Electronics dan SK Hynix senilai 4 triliun won selama periode yang sama hingga 23 Juli, yang menunjukkan perilaku perdagangan berlawanan dibanding investor ritel yang menjadi pembeli bersih.