Berdasarkan analisis pasar, saham semikonduktor AI SK Hynix dan Samsung Electronics turun tajam dalam beberapa hari terakhir di tengah aksi ambil untung dan kekecewaan terhadap laporan kinerja. Keuntungan operasi kuartal kedua SK Hynix diperkirakan meleset dari ekspektasi pasar sekitar 8%, karena pertumbuhan harga HBM (high-bandwidth memory) melambat dibandingkan produk memori standar. Penurunan ini makin diperkuat oleh aksi jual setelah pencatatan ADR dan penyesuaian ulang ekspektasi investasi AI.
Analis Wall Street masih terbagi soal prospeknya. JP Morgan mencatat penurunan tersebut mencerminkan posisi investor yang terkonsentrasi dan konsolidasi sementara, bukan kegagalan dalam permintaan semikonduktor AI, sambil menegaskan bahwa siklus investasi fundamental untuk AI tetap kuat. Perusahaan lain seperti Gabelli Fund menggambarkan volatilitas sebagai peluang beli bagi investor jangka panjang, sementara MRM Research mengidentifikasi kondisi oversold pada SK Hynix dan menyoroti potensi pemulihan jika pasar Korea stabil.