Menurut Financial News dan Samsung Asset Management, pada 21–22 Juli, investor ritel di Korea Selatan melakukan pembelian bersih yang sangat besar pada ETF covered call di tengah penurunan pasar yang tajam. KODEX 200 Covered Call Active, yang diluncurkan pada 14 Juli, mencatat arus masuk bersih individual sebesar 146,1 miliar won Korea dalam satu minggu dan melampaui 200 miliar won Korea dalam pembelian bersih individual kumulatif selama satu minggu sejak listing.
ETF covered call menjual opsi beli (call) atas aset acuan sambil tetap memegangnya, dengan menggunakan premi opsi sebagai sumber distribusi. Strategi ini memberikan perlindungan penurunan yang lebih kuat dan arus kas yang stabil di pasar sideways atau saat terjadi penurunan ringan dibandingkan ETF indeks tradisional. Namun, para ahli memperingatkan bahwa produk ini tidak menjamin perlindungan terhadap dana pokok; jika harga aset acuan turun secara signifikan, nilai ETF juga akan turun, dan distribusi mungkin tidak cukup untuk menutupi kerugian. Di pasar bull yang kuat, strategi covered call membatasi kenaikan keuntungan di atas tingkat tertentu, sehingga berpotensi berkinerja lebih rendah daripada ETF indeks standar dalam jangka panjang.