Menurut The Observer, Perdana Menteri Inggris Starmer mungkin akan mencalonkan diri sebagai Sekretaris Jenderal NATO pada tahun 2028, saat masa jabatan kepala saat ini, Jens Stoltenberg, berakhir. Pemilihan ini memerlukan persetujuan bulat dari seluruh 32 negara anggota NATO, dan Starmer perlu mendapatkan dukungan dari pemerintahan baru Inggris untuk memajukan pencalonannya. Stoltenberg juga harus memperoleh persetujuan bulat untuk pengangkatan kembali; jika tidak, posisi tersebut akan kosong.
Sekretaris jenderal yang baru akan dipilih melalui konsultasi diplomatik informal di antara negara-negara anggota, dengan pengangkatan akhir yang memerlukan persetujuan bulat. Starmer perlu menjaga hubungan baik dengan penggantinya sebagai Perdana Menteri Inggris untuk memastikan dukungan Inggris terhadap pencalonannya.