Operator Worldcoin terlibat dalam suap Thailand dan manipulasi WLD, token anjlok 95%

WLD-4,17%

《Business Insider》pada 22 Juni secara eksklusif mengungkapkan bahwa Tools for Humanity (TFH), operator Worldcoin, terlibat dalam skandal tiga jalur: suap di Thailand, manipulasi WLD, dan penyalahgunaan keuangan, yang dapat melanggar garis merah regulasi manipulasi pasar SEC. WLD dilaporkan sekitar 0,61 dolar AS pada 26 Juni, turun sekitar 95% dari titik tertinggi historis tahun 2024.

Asal Mula Investigasi Rahasia Dua Jalur: Awan Hitam FCPA Thailand dan Koneksi Mauerberger dengan Penipuan Pig Butchering

Menurut laporan Business Insider, investigasi pertama yang dipimpin oleh Sidley Austin berfokus pada kepatuhan FCPA di Thailand. Investigasi menemukan bahwa mitra bisnis TFH di Thailand terkait dengan pengusaha Afrika Selatan, Benjamin Mauerberger (juga dikenal sebagai Ben Smith). Mauerberger diduga terlibat dalam penipuan lintas negara "pig butchering" dan asetnya telah dibekukan oleh pengadilan Thailand serta surat perintah penangkapan telah dikeluarkan.

Juru bicara resmi TFH menanggapi, setelah mengetahui identitas asli mitra Thailand, perusahaan telah "segera memutuskan hubungan dan meningkatkan uji tuntas", serta menyatakan "saat ini tidak ada fakta yang membuktikan perusahaan atau karyawan melanggar FCPA". Hasil investigasi setidaknya sebagian telah dilaporkan kepada dewan direksi perusahaan yang mencakup Sam Altman dan CEO Alex Blania.

Investigasi Pelanggaran Internal: Penggunaan Kartu Kredit Perusahaan untuk Keperluan Pribadi dan Klasifikasi Karyawan yang Salah

Investigasi kedua dipicu oleh laporan seorang karyawan internal, yang ditangani oleh O'Melveny & Myers dan BDO. Isi laporan meliputi: eksekutif perusahaan menggunakan kartu kredit perusahaan untuk pengeluaran pribadi dan biaya perumahan; serta mengklasifikasikan karyawan penuh waktu sebagai kontraktor secara salah, yang diduga menghindari kewajiban pajak terkait.

Tuduhan Manipulasi Pasar Token WLD: Dana Besar Enam hingga Tujuh Digit Diduga Melanggar Garis Merah SEC

Lingkup investigasi juga mencakup tuduhan manipulasi pasar yang lebih serius. Tuduhan internal menyebutkan bahwa eksekutif TFH menyetujui pembayaran dana besar "enam hingga tujuh digit" kepada entitas asing dengan tujuan mendorong nilai token WLD. Jika terbukti, tindakan ini dapat melanggar peraturan SEC terkait manipulasi pasar yang ketat.

Saat ini token WLD diperdagangkan sekitar 0,61 dolar AS, telah jatuh sekitar 95% dari titik tertinggi historis tahun 2024, menyebabkan kerugian besar bagi karyawan awal dan investor yang memegang token.

Tanggapan TFH dan Tantangan Saat Ini: PHK 15%, Larangan di Banyak Negara, Krisis Valuasi 2,5 Miliar Dolar AS

Selain investigasi di atas, tantangan TFH meliputi: larangan operasi di berbagai negara seperti Spanyol, India, dan Indonesia karena masalah pengumpulan data biometrik; otoritas Thailand juga menghentikan operasinya pada akhir tahun lalu karena alasan yang sama; pada Juni 2026, baru saja terjadi gelombang PHK sekitar 15% (dari total sekitar 500 karyawan global); TFH pernah divaluasi 2,5 miliar dolar AS, kini menghadapi tekanan ganda dari regulator dan tata kelola internal.

Pertanyaan Umum

Apa potensi dampak FCPA (Foreign Corrupt Practices Act) terhadap TFH?

Menurut laporan, jika investigasi membuktikan adanya pelanggaran FCPA dalam operasi TFH di Thailand (misalnya suap kepada pejabat asing atau hubungan tidak pantas dengan pihak terkait), TFH dapat menghadapi tuntutan pidana dari Departemen Kehakiman AS, denda perdata, dan larangan bisnis. Pihak TFH menyatakan saat ini tidak ada fakta yang membuktikan pelanggaran FCPA, namun investigasi masih berlangsung.

Bagaimana cara spesifik tuduhan manipulasi token WLD?

Menurut laporan, tuduhan menyebutkan bahwa eksekutif TFH menyetujui pembayaran dana besar "enam hingga tujuh digit" kepada entitas asing dengan tujuan menaikkan nilai pasar token WLD secara artifisial. Tindakan semacam ini dalam kerangka regulasi SEC dianggap sebagai manipulasi pasar dan dapat menghadapi tanggung jawab hukum perdata dan pidana. Detail spesifik belum sepenuhnya diungkapkan oleh Business Insider.

Apa peran Sam Altman dalam insiden ini?

Menurut laporan, Sam Altman adalah salah satu pendiri Worldcoin. Hasil investigasi setidaknya sebagian telah dilaporkan kepada dewan direksi yang mencakup dirinya. Laporan tidak menuduh Sam Altman secara pribadi terlibat langsung dalam perilaku tidak pantas, namun sebagai anggota dewan, ia telah mengetahui sebagian hasil investigasi terkait.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar