Administrasi Penerbangan Federal (FAA) pada Jumat lalu memulihkan kewenangan Boeing untuk menerbitkan sertifikat kelaikan udara bagi pesawat 737 Max dan 787 Dreamliner miliknya—sebuah hak yang sempat dicabut setelah dua kecelakaan fatal pada 2018 dan 2019 yang melibatkan 737 Max. FAA mengatakan bahwa temuan kualitas produksi yang sebanding selama 8 bulan antara sertifikat yang diterbitkan Boeing dan sertifikat yang diterbitkan FAA menjadi dasar untuk mengembalikan tanggung jawab ini. Keputusan tersebut merupakan tonggak regulatori bagi Boeing, salah satu eksportir terbesar AS, setelah bertahun-tahun pengawasan keselamatan, termasuk dua kecelakaan tersebut dan insiden Januari 2024 ketika sebuah door plug lepas dari 737 Max 9 yang baru beberapa saat setelah lepas landas.
FAA Menerapkan Proses Sertifikasi Bergantian Bulan September Lalu
Administrasi Penerbangan Federal mengumumkan pada bulan September lalu bahwa Boeing dapat menerbitkan sertifikat kelaikan udara untuk hanya beberapa pesawat 737 Max dan 787 Dreamliner, dengan FAA dan Boeing bergantian menjalankan pekerjaan itu setiap minggu. Pemulihan parsial ini menjadi langkah antara untuk mengembalikan kewenangan sertifikasi penuh kepada pabrikan.
FAA Mengutip Periode Pemantauan Kualitas Selama Delapan Bulan
"Selama delapan bulan terakhir, FAA telah melihat temuan kualitas produksi yang sebanding ketika Boeing menerbitkan sertifikat kelaikan udara dan ketika FAA yang menerbitkannya," kata lembaga itu pada Jumat. "Berdasarkan hasil ini, FAA menetapkan bahwa pihaknya dapat dengan aman mengembalikan tanggung jawab ini kepada Boeing." Boeing tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait keputusan tersebut.
Keputusan Ini Menyusul Krisis Keselamatan Boeing Sejak 2018
Kewenangan untuk melakukan sertifikasi mandiri pesawat dicabut dari Boeing setelah dua kecelakaan fatal 737 Max pada 2018 dan 2019. Pabrikan menghadapi pengawasan keselamatan yang kembali ketat setelah nyaris terjadi bencana pada Januari 2024 ketika sebuah door plug terhempas lepas dari 737 Max 9 yang baru beberapa saat setelah lepas landas. Keputusan pada Jumat ini mencerminkan kepercayaan regulator kepada Boeing setelah bertahun-tahun tantangan keselamatan.
FAQ
Kewenangan apa yang dipulihkan FAA kepada Boeing pada Jumat lalu?
FAA memulihkan kewenangan Boeing untuk menerbitkan sertifikat kelaikan udara bagi pesawat 737 Max dan 787 Dreamliner miliknya. Proses sertifikasi ini memungkinkan Boeing menyetujui pesawatnya sendiri agar layak terbang sebelum diserahkan kepada pelanggan, sebuah tanggung jawab yang dicabut dari pabrikan setelah kecelakaan fatal pada 2018 dan 2019.
Mengapa FAA mengembalikan kewenangan sertifikasi ini kepada Boeing?
FAA mengutip temuan kualitas produksi yang sebanding selama 8 bulan antara sertifikat kelaikan udara yang diterbitkan Boeing dan yang diterbitkan FAA. Lembaga itu menyatakan bahwa kualitasnya sebanding, baik ketika Boeing maupun FAA menjalankan proses sertifikasi dalam pengaturan bergantian yang dimulai pada bulan September lalu. Karena itu, FAA memutuskan bahwa pihaknya dapat dengan aman mengembalikan tanggung jawab tersebut kepada Boeing.